Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Ratusan Karyawan PT Seijin Lestari Furniture di-PHK

Published

on

Lebak – PT Seijin Lestari Furniture (SLF) mengambil langkah tegas terhadap para karyawannya yang melakukan aksi mogok kerja menuntut kesejahteraan, Kamis (12/1/2016).

Langkah tegas dilakukan perusahaan yang berlokasi di Jalan Rangkasbitung-Citeras, tepatnya di Kampung/Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ini dengan cara mem-PHK ratusan karyawan.

Melalui pengunguman yang dibuat Jumat (13/1), manajemen PT SLF beralasan aksi mogok ratusan karyawan yang tidak prosedural mengakibatkan perusahaan mengalami berbagai kerugian.

“Sehubungan dengan adanya aksi mogok tidak prosedural pada hari Kamis (12/1/2017), perusahaan mengalami kerugian diantaranya: kerugian tidak berproduksi selama 1 hari, komplain dari customer, keterhambatan pengiriman, terhambat pengiriman dari suplier. Atas dasar tersebut management mengambil tindakan dengan tidak lagi memperkerjakan pegawai yang melangsungkan aksi mogok kerja di perusahaan PT. Sejin LF. Pekerjaan akan diambil alih oleh outsorching. Bagi karyawan yang ingin kembali bekerja harus melalui tahap seleksi oleh yayasan dengan tidak mengurangi hak-hak pekerja,” begitu isi pengunguman yang ditandatangani HRD Agus Winarto dan Ali Akbar.

BACA :  Pemkot Tangerang Beri Kemudahan Berinvestasi, Sokong Bidang Kemaritiman

Aksi mogok kerja yang dilakukan 400 karyawan merupakan bentuk kekecewaan terhadap pihak manajemen terkait sistem gaji dan tak kunjung mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Permintaan manajemen kepada karyawan untuk berhenti mogok ditolak. Ratusan karyawan memilih membubarkan diri karena aspirasinya tak dipenuhi perusahaan.

“Sudah gaji kami di bawah UMK, perusahaan juga tidak mendaftarkan kami sebagai peserta BPJS. Jadi wajar, kalau kami menuntut keadilan,” tutur Ceni, salah seorang karyawan.(Nda)



Terpopuler