Connect with us

METROPOLITAN

Warga Sajira Lebak Minta Pemkab Tindak Pengusaha Pasir Nakal

Published

on

Lebak – Warga di Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak mengeluhkan galian pasir di Jalan Rangkasbitung-Sajira. Pasalnya, tak sedikit pengusaha galian yang masih saja menjual pasir dalam kondisi basah.

“Air dari pasir basah yang diangkut truk bisa bikin jalan cepat rusak,” kata Jamhur, tokoh masyarakat setempat kepada awak media, Senin (16/1/2017).

Ia juga mengeluhkan muatan pasir yang diangkut truk melebihi kapasitas dan tak ditutupi terpal. Saat musim kemarau, kondisi ini tak hanya mengganggu warga melainkan para pengguna kendaraan terutama sepeda motor.

“Kesehatan warga bisa terganggu karena pasir yang diangkut truk bertebaran, belum lagi tumpahan pasir ke badan jalan juga bisa membahayakan pengguna kendaraan. Saat musim kemarau, pasir yang tumpah ke jalan menyebar kemana-mana, malah ada warga yang sampai menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA),” papar Jamhur.

BACA :  Lomba Pidato Cara Pemdes Cikamunding Pandu RT/RW Mahir Public Speaking

Sebenarnya kata Jamhur, sudah lama warga mengeluhkan kondisi tersebut. Namun hal itu seolah tak digubris oleh pengusaha, yang tetap menjual pasir dalam kondisi basah dan memberikan muatan kepada truk melebihi kapasitas.

“Pengusaha pasir seolah tak perduli dengan kondisi warga,” kesalnya.

Secepatnya lanjut Jamhur, warga akan mengadukan hal tersebut kepada anggota dewan.

“Kami tidak menuntut galian pasir ditutup. Tapi, kami hanya minta pengusaha taati aturan, pikirkan juga dampak negatifnya,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Lebak, Alkadri memastikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut.

“Saya sedang di Cimarga. Itu memang sudah jadi agenda kami, tapi karena ada keluhan, besok anggota akan ke sana,” katanya.(Nda)

BACA :  8 PAC Tetap Akui Sopian Ketua DPC Gerindra



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler