Connect with us

METROPOLITAN

Aksi Unjuk Rasa di UMT Berlanjut, Mahasiswa Tolak Komersialisasi Pendidikan

Published

on

Tangerang – Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang kembali menggelar unjuk rasa di depan kampus mereka, di Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (18/1/2017). Sebelumnya, aksi juga dilakukan pada Selasa (17/1).

BACA JUGA: Kecewa Kebijakan Kampus, Mahasiswa UMT Bakar Jas Almamater

Dengan membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap kebijakan kampus, mahasiswa berorasi menuntut Rektor UMT Ahmad Badawi menemui mereka.

“Tuntutan kita sangat jelas menolak segala bentuk komersiasliasi pendidikan,” kata koordinator aksi, Septian.

Aksi unjuk rasa yang sudah berlangsung sejak pagi tersebut juga menuntut ketersediaan fasilitas belajar yang memadai, transparansi anggaran, dispensasi terhadap mahasiswa untuk mengikuti ujian semester serta turut dilibatkannya mahasiswa dalam pemilihan rektor.

BACA :  Polisi Ringkus Pemuda Pelaku Pembobol Rumah Kontrakan di Legok

“Selama ini, kampus hanya menekan mahasiswa untuk tepat waktu membayar uang pembangunan yang kami anggap nilainya sangat besar, tapi itu tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai,” ungkap Septian.

Kata Septian, mahasiswa menyayangkan tidak adanya dispensasi yang diberikan pihak kampus soal pelaksanaan ujian.

“Di fakultas teknik misalnya. Mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti ujian walaupun pembayaran uang semester kurang Rp50 ribu. Seharusnya, ada kebijakan dari kampus soal ini,” ucapnya.

Ia menyangkan, jika institusi pendidikan justru dijadikan tempat untuk meraup keuntungan dan menjadikan peserta didik sebagai sapi perah.

“Tapi bagaimana institusi pendidikan bisa mencetak SDM yang berkualitas dan punya daya saing, tanpa menjadikan peserta didik sebagai objek meraup keuntungan,” tegasnya.(Zie)

BACA :  Distribusi e-KTP di Kab. Tangerang Dilakukan Juni



Terpopuler