Connect with us

METROPOLITAN

LSM KPK Tipu Mertua Tajudin Penjual Cobek yang Dituduh Perdagangkan Orang

Published

on

 

Tangerang – Keluarga Tajudin, penjual cobek yang ditahan selama sembilan bulan atas tuduhan perdagangan orang sebelum akhirnya diputuskan bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (12/1/2017) ternyata sempat menjadi korban penipuan.

Menurut Abdul Hamid Jauzie, salah satu kuasa hukum Tajudin, penipuan tersebut dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyebut dirinya Koordinasi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia.

“LSM KPK ini datang ke mertua Tajudin, lalu menawarkan bantuan hukum agar Tajudin dapat bebas,” kata Abdul Hamid, Rabu (18/1/2017).

“Mertua Tajudin ini dijanjikan Tajudin dibebaskan, tapi (LSM) meminta sejumlah uang. Alasannya untuk biaya administrasi,” sambungnya.

Mertua Tajudin pun percaya begitu saja kepada LSM yang namanya sama dengan lembaga antirasuah di negeri ini, hingga kemudian menransfer uang sebanyak tiga kali dengan total Rp 41.500.000.

BACA :  RSUD Pandeglang Beralih Status Jadi BLUD, 23 Perbup Diharap Segera Rampung

“Tiga kali transfer tiga kali pinjam totalnya mencapai Rp 41.500.000,” ungkapnya.

Setelah menrasfer uang yang diinginkan LSM KPK, mertua Tajudin diberikan surat kuasa pendamping dengan nama H. Muhamad, LC. MA sebagai ketua, Rusman Alamsyah; dan Dedi Hermansyah, ST sebagai anggota.

“Saya juga baru lihat ada surat pemberi kuasa supaya bisa memberi bantuan hukum seperti ini bentuknya,”ujarnya.

Di dalam kop suratnya, LSM KPK menyantumkan mereka berkoordinasi dengan KPK, Polri dan kejaksaan. Mereka juga menyantumkan SKT inventarisasi: 480/SKT/K/XII/2011, namun tidak menyebutkan alamat dan nomor telepon.

“Mertua Tajudin tidak memberi tahu kami maupun Pak Tajudin. Kami tahunya dari media juga,” ujarnya.

Berdasarkan hal itu, kuasa hukum Tajudin pun berencana akan melaporkan penipuan tersebut karena sudah masuk dalam ranah pidana.

BACA :  Jelang Mudik, Tol Tangerang-Merak Terus Dibenahi

“Akan kami laporkan karena ini sudah penipuan dan mengalami kerugian materi,” terangnya.(Rus)

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler