Connect with us

METROPOLITAN

Buruh PT WLI Tewas Tertimbun Limbah Beracun, Disnaker Menduga Ada Kelalaian Perusahaan

Published

on

Cilegon – Sanusi (41) buruh PT Wibawa Lingkungan Indonesia (WLI) tewas di lokasi penyimpanan material limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), di area Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Banten. Warga asal Kelurahan Bendungan, Kecamatan/Kota Cilegon ini tewas karena tertimbun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Mill Scale.

 

BACA JUGA : Buruh PT WLI Tewas Tertimbun Limbah Beracun di Areal Pelindo II

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten menduga, ada kelalaian PT WLI yang tidak menerapkan Standard Operating Prosedure (SOP) keamanan pada karyawannya.

“Diduga ada kelalaian dan SOP yang tidak dijalankan oleh perusahaan. Karena saat kejadian, korban tidak pakai helm dan standar keamanan lainnya. Korban hanya memakai sepatu bebas, rompi dan masker yang tidak  layak,” ujar Rahmatullah, Penyidik Ketenagakerjaan Disnakertrans Banten, Jumat (27/1/2017).

BACA :  Kunjungi SMKN 2 Rangkasbitung, Dindikbud Banten Periksa Kesiapan Pelaksanaan UNBK

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelolaan Limbah B3 Indonesia (APLI) Banten, Achyadi Sanusi justru menduga PT WLI belum mengantongi izin terkait Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3.

“Ya, saya justru menduga PT WLI ini belum punya legalitas apapun terkait TPS limbah B3 seperti yang diamanatkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 18 tahun 2009 tentang Pengelolaan Limbah B3,” tandasnya.(Ep)

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler