Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Bupati Irna: Pasar Tani Bisa Putus Mata Rantai Penjualan

Published

on

Pandeglang – Sebanyak 34 kelompok Tani (Poktan) dari seuruh kecamatan di Kabupaten Pandeglang diberikan kesempatan menjajakan produk masing-masing daerahnya, seperti  buah-buahan, sayuran, beras, daging dan makanan-makanan ringan di acara Pasar Tani yang digelar di Alun-alun Pandeglang, Minggu (29/1/2017).

BACA JUGA : Puluhan Kelompok Tani di Pandeglang Ramaikan Pasar Tani

Bupati Irna mengatakan, pasar tani  diharapkan jadi agenda rutin mingguan atau bulanan. Karena kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para petani khususnya.

“Dengan adanya pasar tani ini, dapat mempertemukan langsung antara produsen (petani) dengan konsumen, sehingga harga akan stabil,” kata Irna Narulita saat mengunjungi pasar tani di Alun – alun Pandeglang.

Adanya pasar tani ini dapat memutus mata rantai yang panjang, hingga barang tersebut sampai ke konsumen. Dan harga pun ada sedikit perbedaan antara harga di pasar dengan di pasar tani.

BACA :  Pembelian BBM di Tangerang Diperketat

“Dengan adanya pasar tani, tidak ada lagi yang bermain dengan harga, salah satunya cabai yang saat ini menyebabkan kegaduhan. Harga disini sedikit lebih murah dari harga pasaran. Disini harga bawang hanya 25 ribu/kg yang biasanya 32 ribu harga di pasaran,” katanya.(Ep)

 



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler