Connect with us

METROPOLITAN

Ahok Minta Maaf ke Ma’ruf Amin, Gemasaba Pandeglang: Proses Hukum Lanjut!

Published

on

Pandeglang – Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Kabupaten Pandeglang meminta kepada penegak hukum untuk memproses Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan kuasa hukumnya yang menuduh Ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin berpihak kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Saat itu, KH Ma’ruf Amin dihadirkan sebagai saksi pada sidang kedelapan kasu penodaan agama Ahok pada Selasa (31/1/2017).

“Meski Ahok sudah minta maaf secara tertulis dan lisan. Tapi proses hukum harus berlanjut,” kata Ketua Gemasaba Pandeglang, Rian Supriatna kepada Banten Hits, Kamis (2/2/2017).

Rian bersama pengurus Gemasa siap berangkat ke Jakarta untuk membela Amin.

BACA :  Pelajar SMP Tewas Tawuran di Kota Tangerang, Polisi Periksa 11 Orang

“Ahok mulai macam-macam, apalagi itu dilakukan ke sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), kami tidak akan diam,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua GP Ansor Banten, Ahmad Nuri mengatakan, perbuatan Ahok yang tak pantas tersebut telah melukai hati seluruh kader NU, khususnya warga muda Nahdliyin di Banten. Bahkan, sikap Ahok bisa memicu perpecahan bangsa Indonesia.

BACA JUGA: GP Ansor Banten Nilai Perlakuan Ahok ke Ma’ruf Amin Berpotensi Memecah Belah NKRI

“Kaum muda NU melihat perbuatan Ahok itu yang menyebabkan hiruk-pikuk yang terjadi di bangsa ini, bahkan berpotensi memecah belah NKRI dan terjadinya konflik horizontal,” tegas Nuri, Rabu (91/2/2017).(Ep)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler