Connect with us

WISATA

Butuh Komitmen Semua Pihak Tata Sektor Pariwisata di Banten

Published

on

Serang – Provinsi Banten merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak destinasi wisata. Tak hanya dikunjungi wisatawan domestik, sejumlah tempat wisata di Banten juga dikunjungi wisatawan mancanegara. Ditambah lagi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata juga ditetapkan di daerah ini, tepatnya di kawasan Tanjung Lesung, Pandeglang.

 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan, untuk menata pariwisata di Banten, komitmen dari semua pihak mutlak dibutuhkan. Seluruh stakeholder terkait kata Eneng, salah satunya Asita (Asociation Of The Indonesian Tours & Travel Agencies) dinilai punya peranan penting memajukan pariwisata di Banten. Sebagai pelaku industri, Asita diharapkan berkontribusi dalam pengembangan sektor tersebut.

“Ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo yang menargetkan 15 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2017. Paling tidak, Banten harus berkontribusi memenuhi target tersebut,” kata Eneng, usai bertemu dengan pengurus Asita Banten, di KP3B, Kota Serang, Jumat (3/2/2017).

Data dari Kementerian Pariwisata, wisatawan mancanegara masih terfokus di Bali. Padahal kata Eneng, Banten memiliki destinasi wisata yang tak kalah indahnya dengan wisata yang dimiliki pulau dewata tersebut.

“Ini yang kami harapkan, Asita bisa mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Asita Banten, Mukhlis Ikhsor Gatot mengaku, kurang optimalnya pariwisata di Banten salah satunya disebabkan kurang optimalnya promosi yang dilakukan pemerintah.

“Saat ini memang kami promosi ke sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan negara lainnya,” katanya.(Nda)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 1 =

Trending