Siloam Buka Klinik Gagal Jantung Pertama di Indonesia 

Date:

Tangerang – Kerahkan 20 dokter spesialis jantung beserta tenaga medisnya, Rumah Sakit Siloam Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang buka Heart Failure Clinic atau klinik gagal jantung pertama di Indonesia, Selasa (14/2/2017).

 

Nantinya, di klinik tersebut para pasien akan diberikan pendampingan dalam menangani gagal jantungnya.

“Secara bergantian, ada sekitar 5 sampai 10 dokter spesialis jantung yang akan berjaga. Kemudian ada 5 ahli gizi, sampai psikiater, fisioterapi dan tenaga medis lain. Total ada sekitar 20 tenaga medis lebih yang akan siaga di Heart Failure Clinic ini,” tutur Kepala Klinik Gagal Jantung, dr Antonia Anna Lukito, saat ditemui di RS Siloam Karawaci, Selasa (14/2/2017).

Antonia menjelaskan lebih lanjut, bila klinik tersebut akan fokus pada penanganan pasien gagal jantung. Mulai dari pasien tersebut datang ke rumah sakit hingga pendampingan perawatan di rumah.

Sehingga, pendekatannua lebih kepada multidisiplin untuk pencegahan progresifitas dan pengobatan gagal jantung.

“Jadi fokus kita, bagaimana caranya si pasien tidak sering dirawat inap. Cukup rawat jalan saja, kemudian kita dampingi hidup sehat dan berkualitas sebagai seorang dengan gagal jantung,” tutur Antonia.

Maka itu, selain dokter, pasien yang berobat dengan kondisi gagal jantung juga akan didampingi oleh ahli gizi yang akan mendampingi untuk konsumsi makanan dan minuman sehatnya. Lalu ada fisioterapi untuk pendampingan olahraga atau olah fisik yang tepat untuk seseorang yang gagal jantung.

“Juga kita sediakan sesi rehab untuk konseling dan edukasi pasien. Jadi, si pasien yang tiap hari minum obat 10 sampai 14 macam, tetap diawasi kualitas hidupnya,” papar Antonia.

Sementara, pemilik Lippo Group Muchtar Riady mengaku, diusianya yang memasuki 89 tahun itu, memang hanya dengan hidup disiplin untuk menguatkan dan menyehatkan jantung. Dia menyarankan untuk mengikuti saran dokter dan orang-orang tersayang, untuk tetap sehat disaat hidup dengan gagal jantung.

“Seperti saya, istri saya itu cerewet sekali soal apa makanan yang boleh dan tidak, dia selalu melarang. Saya ikuti kata-katanya, ikuti saran dokter, lihat saya sekarang jantung saya masih sehat,” katanya seraya diiringi tepuk tangan ratusan tamu undangan.(Zie)

Author

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Ketika Bupati Zaki Minta Sekda Maesyal Rasyid Cermat Gara-gara Temuan BPK Rp 153 M

Berita Tangerang - Gara-gara temuan BPK atau Badan Pemeriksa...

Sah! Fahri Pradana Jabat Ketua Gerakan Pemuda Islam Banten, Dedi Kurniadi Jadi Dewan Syura

Berita Tangerang - Aktivis mahasiswa Tangerang, Fahri Pradana resmi...

Uji Coba Makan Bergizi Gratis Digelar untuk 3.630 Siswa dari Enam Sekolah di Kota Tangerang

Berita Tangerang - Uji coba makan bergizi gratis akan...