Connect with us

METROPOLITAN

DPR Minta Sistem Pengawasan Karantina Pertanian Diperkuat

Published

on

Tangerang – Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai Mega Biodiversity. Kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia merupakan yang terbesar kedua setelah Brazil.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron mengatakan, pertahanan karantina pertanian yang ekstra sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan hidup dan juga ekonomi.

“Antisipasi badan karantina pertanian terhadap peningkatan trend perdagangan secara online, karena menurut data transaksi e-commerce pada tahun 2016 telah mencapai angka Rp319,8 Triliun,” kata Herman saat pemusnahan puluhan ekor ikan berbahaya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (1/3/2017).

Herman menekanan, perlunya penguatan sistem pengawasan karantina pertanian terhadap potensi ancaman tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan.

BACA :  Iman Ariyadi Dituntut 9 Tahun Penjara

“Saya berharap, karantina pertanian terus meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait, seperti dengan kantor Pos di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Herman menambahkan, badan karantina pertanian maupun perikanan merupakan garda terdepan yang melindungi Indonesia.

“Bangga menjadi garda terdepan bangsa. Ini bukti, karantina dengan sungguh-sungguh. Baik melalui jalur kargo maupun individu ditegakkan hukumnya,” katanya.

Selain puluhan ekor ikan, pemusnahan juga dilakukan terhadap berbagai komoditas tumbuhan illegal asal mancanegara.

“Ke depan peningkatan kesadaran masyarakat terutama pada penumpang moda lalu lintas baik darat, laut dan udara perlu terus ditingkatkan guna menjamin kesehatan dan keamanan rantai makanan juga stabilitas perdagangan komoditas pertanian kita,” tandasnya.(Nda)

BACA :  Digusur, Warga Jalan Irigasi Sindang Jaya Tidak Dapat Ganti Rugi



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler