Connect with us

METROPOLITAN

Masyarakat Lebak Diminta Tolak Paham Radikalisme

Published

on

Lebak – Kementrian agama (Kemenag) Kabupaten Lebak meminta kepada masyarakat  agar menolak keras paham radikalisme yang mulai mewabah di Provinsi Banten khususnya Kabupaten Lebak.

Kepala Kemenag Lebak, Encep Saprudin Muhyi mengatakan, masyarakat harus mulai berontak paham radikalisme yang mulai berbahaya dan menyerang masyarakat. Pembinaan dan pencegahan perlu digalakan berbagai pihak agar Kabupaten Lebak ini steril dari bahaya radikalisme.

“Kita tingkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap paham keagamaan yang menyimpang,” kata Encep kepada awak media saat memberikan materi pada pembinaan pencegahan Radikalisme di Aula Pondok Pesantren Daarul Qoriin Kalanganyar, Rabu (8/3/2017).

Menurutnya, Kemenag Lebak sendiri tidak akan diam untuk terus berupaya menangkal paham radikalisme masuk ke Kabupaten Lebak baik melalui Kantor Urusan Agama (KUA) , Penghulu dan Penyuluh.

BACA :  Atap UGD RSUD Malingping Lebak Ambruk

“Memberantas radikalisme perlu keterlibatan kita semua agar terwujudnya masyarakat rukun cerdas lahir batin, secara umum,”katanya.

Sementara Kasi Binmas Kemenag Lebak, Haerudin mengatakan, kegiatan pembinaan pencegahan radikalisme yang diikuti 50 peserta dari kalangan masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Kalanganyar bertujuan agar memperkokoh kerukunan umat beragama untuk bersama sama memerangi paham radikalisme.

“Peningkatan kualitas hidup masyarakat itu perlu sehingga masyarakat bisa cerdas dan paham mengenai bahaya radikalisme,”katanya.

Saat ini, Kata Haerudin raham radikalisme mulai merangsak masuk kedalam masyarakat karena adanya pembiaran dari berbagai pihak yang ditunjang dengan minimnya informasi mengenai persoalan tersebut.

“Saya harap kita bisa bersatu , kemenag disini hadi sebagai rasilitator bukan provokotor untuk menolak bahaya radikalisme menyebar di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.(Ep)

BACA :  Pelaku Mutilasi Wanita Hamil Kerja di RM Gumarang Cibadak



Terpopuler