Connect with us

METROPOLITAN

Antisipasi Bentrokan Warga, Polisi Berjaga di Sukadiri Tangerang

Published

on

Tangerang – Untuk mengantisipasi bentrok antara warga Desa Tegal Kunir dengan Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, ratusan polisi dari Polresta Tangerang disiagakan di Mauk, Sabtu (11/3/2017).

 

Hal tersebut dilakukan setelah, adanya aksi pengeroyokan seorang pria yang merupakan warga Desa Tegal Kunir, di Desa Kosambi pada kemarin Jumat (10/3/2017).

Kapolsek Mauk, AKP Nurohman membenarkan, adanya pengeroyok tersebut. Korban pengeroyokan merupakan seorang jambret yang tertangkap warga dan dihakimi.

“ya benar, memamg ada aksi pengeroyokan warga Tegal Kunir pelaku jambret Desa Kosambi hingga meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit umum Tangerang. Pada saat itu, memang ada gejolak dari masyarakat di Desa Tegal Kunir yang tidak terima. tidak sampai bentrok,” terang Nurohman.

BACA :  Unjuk Rasa, Puluhan Massa Tolak Cilegon Center Mall Beroperasi

Meski tak berujung adanya aksi bentrok antar warga di dua desa, pihak kepolisian masih melakukan penjagaan diwilayah sekitar.

“Gak ada aksi bentrok, saat ini pun kondisi wilayah aman dan kondusif. Namun, tetap kami lakukan penjagaan karena, dikhawatirkan dimanfaatkan oknum tertentu yang membuat situasi tidak kondusif,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada Jum’at (10/3/2017), salah seorang warga di Desa Tegal Kunir yakni, R tewas usai dikeroyok massa di Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri lantaran, kedapatan menjambret telepon genggam milik salah seorang wanita yang tengah melalui kawasan Jalan Raya Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.(Zie)



Terpopuler