Connect with us

METROPOLITAN

Kakek Beristri Tiga di Pandeglang yang Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Divonis 13 Tahun Penjara

Published

on

Pandeglang – Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang menjatuhi hukuman bagi MA (64) warga Desa Cahaya Mekar, Kecamatan Bojong Kabupaten Pandeglang pemerkosa dua anak kandung sendiri.

 

Hal itu diungkapkan, Ketua Majelis Hakim, Wigiati Fujiningrum, dalam pembacaan putusan vonis yang menyatakan bahwa MA, telah terbukti melakukan tindak pidana yang melanggar UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 76E jo Pasal 76D dan 81 UU No dan di vonis hukuman 13 tahun penjara.

“Menjatuhi pidana selama 13 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta,” kata Wigiati.

BACA JUGA : Cabuli Anak Sendiri, Kakek Beristri Tiga di Pandeglang Dibekuk Polisi

Sementara itu, Ai Erlangga, Kuasa Hukum terdakwa menjelaskan, pelaku dari awal sampai dengan sidang putusan vonis,  tetap bersikukuh mengelak, tidak melakukan apa yang disangkakan Jaksa penuntut umum (JPU), namum fakta persidangan dan bukti yang dihadirkan pihak JPU mengarah pada perilaku terdakwa yang telah melakukan perbuatan cabul tersebut.

BACA :  Karena Menyesal, WN Taiwan Lolos Dari Vonis Mati

“Ya memang terdakwa dari awal sidang sampai dengan sidang putusan vonis tetap bersih kukuh tidak mengaku, kalau telah melakukan tindak pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri, akan tetapi fakta di persidangan serta bukti yang di hadrikan JPU mengarah kepada terdakwa,” jelas Ai Erlangga , Senin (20/3/2017)

Ai menambahkan, bahwa sesuai hasil musyawarah dengan terdakwa, dan pihak keluarganya, pihaknya tidak akan melakukan banding terhadap keputusan majelis hakim.

“Kami tidak akan melakukan banding, karna terdakwa dan pihak keluarga tidak ingin melakukan itu,” tutupnya.

Untuk diketahui, MA (64) warga Desa Cahaya Mekar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal 76E jo pasal 76D dan 81 UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Kakek yang sudah beristri tiga ini tega mencabuli seorang gadis belia yang tak lain anak kandungnya sendiri.

BACA :  Kekeringan Landa Cipala, Warga Antre Berjam-jam Dapatkan Air Bersih

Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan mengatakan, dari tiga istri tersebut, MA mempunyai 13 orang anak. Korbannya, Bunga (bukan nama sebenarnya) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) merupakan anak dari istri ketiga MA.(Zie)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler