Connect with us

METROPOLITAN

Kejari Periksa 16 Kades Terkait Korupsi Dana Desa, Tanto: Syukur Alhamdulillah

Published

on

Tanto Warsono Arban. (Banten Hits/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Enam belas kepala desa (kades) diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. Mereka diperiksa terkait dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015 dan 2016.

Namun, pemeriksaan terhadap para kepala desa tersebut disayangkan oleh anggota DPRD. Anggota Komisi IV, Andri Yoga Permana bahkan menduga, pemeriksaan tersebut bagian dari kriminalisasi kebijakan terkait dengan Perbub No.6 tahun 2017.

BACA JUGA: Belasan Kades di Pandeglang Diperiksa Terkait Korupsi Dana Desa, PKB: Ini Kriminalisasi

Lalu bagaimana tanggapan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban?

Tanto mendukung langkah kejari yang dinilai ingin membantu agar sistem di pemerintah desa menjadi lebih baik.

BACA :  Mayat Wanita Tanpa Busana di Samping Tol Kunciran Jaya Gegerkan Warga

“Saya rasa tujuannya baik. Syukur alhamdulilah, kejari dan jajarannya masih mengayomi pemerintah desa agar kedepannya desa di Pandeglang tidak ada masalah, dan pelaksanaan pembangunan yang bersmuber dari DD dan ADD berjalan sesuai rencana,” terang Tanto, Kamis (30/3/2017).

Menanggapi penilaian sejumlah anggot dewan, Tanto mengaku hal itu merupakan wajar dalam iklim demokrasi.

“Beda pendapat adalah hal yang wajar. Tapi, pemda dan kejari sebagai Forum Kordinasi Pemerintah Daerah punya tujuan sama ingin membangun Pandeglang,” tutupnya.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler