Connect with us

METROPOLITAN

Layani Pembuatan SIM, Polwan Polrestro Tangerang Berkebaya

Published

on

Tangerang – Sejumlah polisi wanita (Polwan) yang bertugas di Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satuan Lalulintas Polres Metro Tangerang Kota mengenakan kebaya saat melayani masyarakat yang hendak melakukan pengurusan surat izin mengemudi (SIM). Hal ini ntuk memperingati hari Kartini, Jum’at (21/4/2017).

Terdapat tujuh personil polwan yang ditempatkan di pelayanan uji SIM ini. Seluruh polwan yang berjaga menggunakan baju adat.

“Satu polwan ditempatkan di Ujian Teori, Dua polwan ditempatkan di pendaftaran baru dan lama, dua polwan untuk foto, dan pelayanan lainnya dua personil,” ujar Kepala Sub Unit Uji Teori SIM Polrestro Tangerang Kota, Aiptu Ida Ayu saat ditemui di kantornya.

BACA :  Ribuan PKL di Pasar Ciputat Ditertibkan

Ida mengatakan, sebagai wanita sudah sepatutnya mereka yang bertugas di kepolisian menjadi wanita yang sesungguhnya. Dengan begitu, masyarakat juga lebih leluasa dan tidak sungkan saat mengurus SIM.

“Hal ini dilakukan dalam rangka hari Kartini, ini menunjukkan bahwa Kartini masa kini tidak lagi untuk memperjuangkan emansipasi tapi juga dalam seluruh sektor, termasuk Kepolisian,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Ida, pemakaian baju adat ini sebagai bentuk penghargaan kepada pejuang wanita, yakni Raden Ajeng Kartini. Pasalnya, saat ini wanita sudah dapat mengemban tugas Kepolisian.

“Jaman dulu mana ada perempuan yang bisa jadi Polwan, berkat perjuangan RA Kartini saat ini ada Polisi wanita,” katanya.

Aiptu Ida berpesan, meski emansipasi sudah dapat dinikmati semua wanita Indonesia, namun peran utama sebagai wanita harus dapat terus diutamakan.

BACA :  Dua Gubernur Banten Terjerat Korupsi, Ini Kriteria Cagub Gemasaba

“Kita harus dapat membagi peran. Keluarga dan pekerjaan harus dapat dilakukan bersamaan. Peran utama wanita adalah bersama keluarga, jadi untuk melayani keluarga dan masyarakat harus seimbang,” tuturnya.

Sementara itu, Yayat (27) yang tengah membuat SIM A mengatakan, dirinya merasa senang dengan adanya polwan berkebaya ini. Pasalnya, dirinya terhibur dengan adanya polwan tersebut.

“Ya seneng ya ada polwan yang pake baju kebaya, kalau saya pribadi terhibur,” ungkapnya.

Bahkan, dirinya tidak mengetahui bahwa yang berkebaya tersebut adalah polwan. Ia beranggapan petugas berkebaya tersebut hanya untuk memperingati hari Kartini.

“Saya kira itu bukan Polwan, soalnya biasanya kan engga pake kebaya begitu,” tutupnya.(Zie)

BACA :  Pemkab Lebak Sesalkan Keluarga Pasung Komarudin


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler