Connect with us

METROPOLITAN

Sekolah di Pandeglang Bantah Pungli Dana Program Indonesia Pintar

Published

on

Pandeglang – Sejumlah wali murid di SDN Purwaraja 4, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang mengeluhkan tidak utuhnya bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP).

Dari bantuan yang seharusnya diterima sebesar Rp450 ribu, siswa penerima tak menerima utuh bantuan tersebut. Siswa diwajibkan kembali menyetor Rp125 ribu kepada sekolah dengan dalih untuk membeli sejumlah kebutuhan sekolah.

Kepala SDN Purwaraja 4 Didi Mulyadi tak membantah jika sekolah menerima duit tersebut. Didi menyebut, duit tersebut merupakan inisiatif wali murid penerima bantuan.

BACA JUGA: Dana Program Indonesia Pintar Tak Diterima Utuh Siswa di Pandeglang

“Dari 53 siswa penerima, kami memang menerima sebesar Rp2.260.000. Tapi itu bukan pungli, karena inisiatif mereka,” kilah Didi, Selasa (2/5/2017).

BACA :  Wali Kota Cilegon Setuju Kemendikbud Hapus UN, Ini Alasannya

Bukan tahun ini saja, tahun lalu pihaknya juga menerima duit dari program tersebut. Jumlahnya lebih besar yakni Rp5.600.000.

“Uangnya kita pakai kebutuhan sekolah, fotocopy, biaya transport guru yang ke sana-ke sini, lalu biaya operator, laptop dan keperluan lomba. Jadi memang diberikan secara sukarela, dan tidak ditentukan jumlahnya,” beber Didi.

Menurutnya, jika uang tersebut menimbulkan persoalan, pihak sekolah akan mengembalikan uang tersebut kepada wali murid.

Pengawas SD/SMP UPTD Kecamatan Menes Ade Jaya menyayangkan hal itu. Ia mengaku sudah sering kali mengingatkan kepada sekolah agar tidak meminta atau menerima uang apapun dari wali murid.

“Pungutan dari dana PIP tidak dibenarkan untuk alasan apapun,” tegasnya.(Nda)

BACA :  Peringatan¬†Maulid Nabi Muhammad SAW, Cara SMAN 1 Sajira Cetak Pelajar Berakhlak Mulia di Era Milenial



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler