Connect with us

METROPOLITAN

Kakak Beradik di Pandeglang Kompak Jadi Pelaku Curanmor

Published

on

Serang – Ditreskrimum Polda Banten berhasil menangkap tiga orang pelaku pencuri sepeda motor. Dari ketiga orang tersebut, dua diantaranya masih satu keluarga yang merupakan kakak beradik.

Ketiga pelaku yang berinisial UM, MT dan DA ditangkap di beberapa tempat berbeda. Mereka biasa beraksi di Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya.

Dirkrium Polda Banten, Kombes Pol Aldrin Hutabarat mengatakan, bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat, ada transaksi jual beli motor tanpa di lengkapi surat-surat. Pada hari minggu (21/5/2017), pukul 03.00 Wib, tim opsnal Polda Banten berhasil mengamankan penadah sepeda motor hasil curian berinisial UM di rumahnya Kampung Cimapag RT 04 RW 05, Desa Karya Buana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

BACA :  Pelaku Pembunuhan Bos Bakmi di Cipondoh Ditangkap di Bogor

“Adanya laporan dari masyarakat di daerah Panimbang, Kabupaten Pandeglang ada jual roda dua merk Honda Beat warna merah yang di jual belikan tanpa dilengkapi dengan surat-surat kendaraan,” jelas Aldrin kepada wartawan, Selasa (23/5/2017).

Dari informasi UM, lanjut Aldrin, anggota terus melakukan pengembangan, dan diperoleh keterangan bahwa motor curian tersebut, didapat dari MT yang merupakan pelaku spesialis curamor. Tak mau banyak buang waktu, akhirnya polisi menangkap MT di sebuah warung kopi di daerah Tarogong, Kecamatan Labuan, Pandeglang.

“Dari situ kita kembangkan lagi dan tersangka MT mengaku melakukan pencurianya dengan sodara kandungnya dengan inisial DA, dengan berbekal hasil interogasi dari MT, anggota kembali berhasil mengamankan DA di kediamanya di Kampung Kiraman, Desa Kadumaneh, Kecamatan Banjar, Pandeglang,” jelasnya.

BACA :  Kelewatan, Akub Tega Tebas Tangan Kanan dan Kiri Pamannya Sendiri hingga Tewas Hanya Karena Warisan

Dari hasil penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 9 unit sepeda motor dan kunci leter T yang di gunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksinya.

Dari perbuatanya MT dan DA dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. Sedangkan UM dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.(Zie) 

 



Terpopuler