Connect with us

METROPOLITAN

Diduga Bocor, Razia Gabungan di Pandeglang Tanpa Hasil

Published

on

Pandeglang – Aparat gabungan Satpol PP Banten dan Pandeglang merazia sejumlah toko minuman keras (Miras) dan tempat hiburan di daerah Carita dan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu (24/5/2017). Hasilnya, petugas tak mendapati satupun penjualan miras. Diduga, razia tersebut sudah bocor.

 

Awalnya, petugas menyisir salah satu toko di wilayah Carita. Hasilnya, tidak ada satupun pengguna toko yang menjual miras yang ditemukan.

“Kemungkinan ada yang bocor, saya yakin bocor, kita gak suudzon yah, mungkin ini dari dalam atau dari mana saya enggak tau,” kata Entong Haromaen, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Pandeglang.

Kendati demikian, Entong mengaku akan terus melakukan razia-razia seperti ini. Pihaknya juga memilih tempat hiburan dan warung remang-remang sebagai target razia. Mengingat, potensi terjadi miras.

BACA :  Tanto Tegaskan Tak Ada Arahan Pembelian Paving Block ke Salah Satu Perusahaan

“Inikan kaitannya gabung dengan Satpol PP provinsi, bahkan saya sudah ingatkan kepada mereka (Satpol-PP Provinsi) agar tidak membawa mobil Dalmas, sebetulnya dengan adanya mobil Dalmas di Pendopo itu pasti tanggapannya lain,” paparnya

Entong mengaku, ada sejumlah warung yang berada di daerah Carita yang menjual macam minuman keras. Namun demikian dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran pihaknya mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pandeglang Nomor 12 tahun 2007

“Kita merazia miras itu di atas 5 persen saja, kalau semacam Mix-Max, Angker dan yang lainnya  kita tidak merazia,” tutupnya.(Zie)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler