Connect with us

METROPOLITAN

Sudah 3 Laporan, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Persekusi

Published

on

Tangerang – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan meminta aksi persekusi untuk dihentikan. Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara hukum, sehingga harus patuh terhadap proses hukum.  Persekusi tidak dibenarkan karena bisa mengarah pada penculikan.

“Jadi tidak boleh di rumahnya dibawa diintimidasi, ditekan, kemudian buat materai. Itu tidak bisa, ada kategori penculikan di sana,” ujar Iriawan saat ditemui usai berkunjung ke rumah duka Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Jum’at (2/6/2017).

Iriawan menambahkan, pihaknya akan bertindak tegas kepada siapa pun yang melakukan persekusi. Untuk itu dia meminta kepada masyarakat yang menjadi korban persekusi untuk melapor ke polisi.

“Sudah ada tiga kasus, untuk yang kita tindak lanjuti ada dua kasus. Yang satu, polisi datang kemudian sama-sama buat laporan dan yang satu lagi sama-sama buat laporan sehingga dua-duanya musyawarah,” kata Kapolda.

BACA :  Hari Kesaktian Pancasila, Satlantas Polresta Tangerang Kenakan Seragam Pahlawan dan Bagikan Helm Gratis

Iriawan meminta, masyarakat melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan kasus persekusi. Dan anggotanya akan menindak tegas pelaku persekusi.

Untuk diketahui, belakangan ini, di media sosial (Medsos) ramai akan ajakan untuk melakukan tindakan persekusi. Ajakan persekusi ini biasanya diserukan terhadap akun yang mengunggah sesuatu yang menyinggung kelompok tertentu. Salah satu korbannya adalah Fiera Lovita, seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok, Sumatera Barat.(Zie)

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler