Connect with us

METROPOLITAN

Densus 88 Amankan Seorang Pria di Cilegon Diduga Terlibat Penembakan Polisi di NTB

Published

on

Cilegon – Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan MK alias Sulis (40) warga Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah di Jalan Kating Lingkungan Kubang Lesung, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Cilegon, Rabu (7/6/2017).

 

Informasi yang diperoleh, Sulis ditangkap karena diduga terlibat kasus penembakan anggota polisi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pasa 2014 lalu.

Petugas menangkap Sulis yang bekerja sebagai kuli bangunan. Sebelum mengamankan Sulis, polisi mengepung lokasi tersebut dan meminta warga masuk ke dalam rumah.

“Saya malah dimarahi polisi pas tanya ‘kok banyak polisi ada apa’?,” tutur Safei salah seorang warga kepada Banten Hits.

Tenpa perlawan, Sulis ditangkap petugas bersenjata lengkap sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA :  Lebak Jadi Lintasan Bimmer-Benz One for The Road Anyer-Cimahi

“Kita juga kaget banget soalnya tiba-tiba banyak polisi ngepung pakai senjata. Ya kita takut banget, enggak tahu kasusnya apa. Dia lagi di di dalam rumah yang sedang dibangun,” ungkap Sobirin rekan Sulis.

“Waktu ngepung polisi tanya ‘siapa yang namanya Sulis’?,” kata Sobirin menirukan ucapan petugas saat itu.

Setelah mengaku, Sulis langsung ditangkap oleh petugas dengan pistol yang ditodongkan kepada Sulis.

“Lalu diborgol dan ditutup kepalanya. Kira-kira 10 menit lah langsung dibawa ke mobil,” kata Sobirin.

Polisi juga mengamankan barang-barang milik pria yang baru 2 bulan bekerja di lokasi tersebut. Rekan-rekan Sulis memang menaruh curiga dengan gerak-gerik Sulis.

“Curiga sih tapi kita enggak berani tanya. Dia itu sering keluar malem, pergi sendirian enggak tahu ke mana,” ucap Teguh.

BACA :  Manfaatkan Lahan Tidur di Kabupaten Serang, Bupati Tatu Jalin Kerjasama Dengan Kang Emil

Di mata Teguh, Sulis merupakan sosok yang pendiam dan rajin serta taat dalam beribadah.

“Kalau pas kerja ya biasa saja, orangnya rajin, ibadahnya juga,” imbuhnya.

Belum ada keterangan resmi dari Polda Banten terkait hal tersebut.(Nda)



Terpopuler