Connect with us

METROPOLITAN

Acara Bukber Wali Kota Tangerang Jadi Ajang Menggalang Dukungan?

Published

on

 

Tangerang – Dinamika politik menjelang pelaksanaan Pilkada 2018 di Kota Tangerang semakin terasa. Bahkan, acara buka puasa bersama (bukber) di kota bermotto ahlakul karimah ini, kini tak luput dari nuansa dukung mendukung.

Hal tersebut terungkap setelah beredarnya video pernyataan sikap sejumlah warga pada sebuah acara bukber yang diduga dihadiri Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. Video tersebut beredar lewat pesan WhatsApp.

Dalam video berdurasi 49 detik tersebut, seorang perwakilan warga membacakan pernyataan dukungan kepada Arief supaya bersedia kembali dicalonkan menjadi wali kota Tangerang periode 2018-2023.

“Meminta kepada Bapak Haji Arief R. Wismansyah untuk bersedia dicalonkan kembali sebagai wali kota Tangerang periode tahun 2018-2023. Pernyataan sikap ini kami sampaikan kepada bapak setelah berdasarkan hasil-hasil pembangunan di bawah kepemimpinan bapak selama menjadi wali kota Tangerang. Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, semoga Allah Subhanhuwataala memberikan rahmat serta hidayah kepada kita semua. Amiin ya Robballaalamin,” ucap warga tersebut.

BACA :  Arus Lalin di Desa Ciagel Kibin Lagi Padat, Angkot Mau Nyalip Tapi di Depan Ada Angkot Lain Melaju.. Brakkkk!!!

Terlihat dalam video, saat perwakilan warga membacakan pernyataan sikap, sejumlah hidangan berbuka sudah tersaji di depan warga yang hadir. Sesekali, warga bertepuk tangan merespons poin dalam pernyataan sikap itu.    

Buka puasa yang diwarnai dukungan politik ini, diduga terjadi Selasa (6/6/2017) di Masjid Assalam, Kompleks Taman Poris Gaga, RW 06, Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang

Belum ada keterangan resmi dari Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah maupun pengurus Masjid Assalam terkait beredarnya video penggalangan dukungan politik yang sudah beredar ini. Banten Hits masih melakukan upaya konfirmasin ke pihak-pihak tersebut.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler