Connect with us

METROPOLITAN

Delapan Angkot Terjaring Operasi Gabungan di Tangsel

Published

on

Tangsel – Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Polisi dan TNI melakukan operasi gabungan di Jalan Baru,  Bintaro,  Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (18/7/2017). operasi gabungan tersebut dilakukan guna tertib lalulintas di masyarakat Tangsel.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 35 personel diturunkan yang terdiri dari 10 personel Dishub, 20 personel kepolisian, dan 5 personel Polisi Militer (PM).

Kabid Keselamatan, Pengawasan dan Pengendalian Dishub Kota Tangsel, Wijaya Kusuma mengatakan operasi ini dilakukan sesuai keputusan Wali kota Tangsel tentang razia gabungan barang dan orang, untuk menertibkan dan keamanan berlalulintas. Operasi ini juga sudah dilakukan secara rutin di Kota Tangsel.

“Pada intinya, operasi ini dilakukan supaya secara administarasi mengenai kelayakan kendaraan angkutan orang atau barang. Apakah masih berlaku buku kirnya atau tidak, karena ini menyangkut aspek keselamatan,” ujar Wijaya.

BACA :  Ini Modus Pungli Sertifikat Prona di Pandeglang

Dari operasi gabungan tersebut, pihak Dishub menilang sebanyak delapan angkutan umum yang melakukan kesalaham, karena buku kirnya dan ijin trayeknya sudah habis. Untuk rata-rata dari keseluruhan pengendara sudah komplit.

Wijaya juga menghimbau agar masyarakat Tangsel mematuhi peraturan lalulintas, khusunya angkutan pribadi orang dan barang. Selain itu,  dari sisi administrasipun juga harus dipatuhi.

Sementara itu,  menurut Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin menambahkan, dalam operasi gabungan tersebut, dilakukan razia terhadap roda dua, roda empat, angkutan umum serta angkutan orang dan barang.

“Kegiatan ini adalah program untuk penertiban berlalulintas,” Kata Hedwin.(Zie)



Terpopuler