Connect with us

METROPOLITAN

Belasan Anak Jalanan di Tangerang Terjaring Razia Satpol PP

Published

on

Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Satuan Polisi Pamong Praja terus menciptakan keamanan dan ketertiban bagi Kota bermotto Akhlakul Karimah ini. Salah satunya adalah terus dilakukannya penertiban terhadap anak jalanan (anjal) pada Kamis (20/7/2017).

 

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman, A. Ghufron Falfeli mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pihaknya untuk menegakkan perda 5 tahun 2012 tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis yang ada di Kota Tangerang.

“Dari enam titik kita berhasil mengamankan 17 anjal, dua orang wanita, 15 orang laki-laki, ” ujarnya.

Enam titik tersebut yakni, lampu merah perempatan Gondrong, lampu merah Puspem, lampu merah Tanah Tinggi, lampu merah Tugu Adipura, lampu merah PLN, dan lampu merah Cikokol.

BACA :  Bagi-bagi Al-Quran di Tempat KKN, STAI Babunajah Menes Ajarkan Pentingnya Kebermanfaatan

“Operasi ini merupakan operasi rutin yang kami laksanakan untuk menegakkan perda 5 tahun 2012 tentang pembinaan anak jalanan, pengemis, dan pengamen,” kata Ghufron.

Belasan anak jalanan yang rata-rata masih muda tersebut sudah memiliki anak. Usai diamankan, seluruh anjal tersebut dibawa ke Rumah Dinas Sosial di wilayah Bekasi.

“Nantinya akan dibina agar memiliki keahlian, jadi setelah keluar dari Dinsos langsung dapat bekerja. Biasanya waktu pembinaannya 10 hari hingga 6 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Yoni alias Aloy (25) seorang pengamen yang ikut diamankan mengaku dirinya memang terbiasa mengamen di lampu merah di Kota Tangerang.

“Memang biasa ngamen, buat makan anak dan istri, sama cari modal usaha,” tutur Aloy.

BACA :  Hore! KA Lokal Rangkasbitung-Merak Kembali Beroperasi 11 Agustus 2020; Pesan Tiket Dilakukan H-7

Ia mengaku memiliki keahlian yakni mengelas. Namun, dirinya tidak memiliki modal untuk membangun usaha.

“Sebenernya engga mau ngamen, tapi nyari kerjaan sana-sini engga ada yang mau ngasih. Padahal saya bisa ngelas, jadi ngamen mau ngumpulin modal buat buka bengkel,” ungkapnya.(Zie)



Terpopuler