Connect with us

METROPOLITAN

Di-PHK, Buruh Indoferro Geruduk Disnaker Cilegon

Published

on

Cilegon – Massa buruh PT Indoferro mendatangi Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cilegon, Senin (24/7/2017). Mereka mempertanyakan PHK sepihak yang dilakukan perusahaan penghasil pig iron, di Kecamatan Ciwandan tersebut.

“Kami ingin mempertanyakan apakah pihak manajemen melaporkan PHK kepada disnaker,” kata Ketua FSKEP Cilegon, Rudi Sahrudin.

Rudi menilai, PHK sangat merugiakan 1.200 karyawan yang selama ini menggantukan nasibnya kepada Indoferro.

“Indoferro kan mengaku bangkrut, tapi tidak semudah itu melakukan PHK, semuanya ada prosedur dan tahapan. Menyampaikan informasi di pintu gerbang terkesanb PHK yang dilakukan dengan mendadak,” jelasnya.

BACA JUGA: Wali Kota Cilegon Sesalkan PT Indoferro PHK 1.200 Karyawan

Saat dikonfirmasi, Kepala Disnaker Cilegon, Buchori mengaku, belum mendapat pemberitahuan langsung ihwal PHK massal tersebut.

BACA :  Tugu Batas Provinsi Banten-Jabar di Koleang Lebak Tidak Terawat

“Tidak ada, tidak ada pemberitahuan dari PT Indoferro. Justru kai tahu, surat itu dari WhatsApp,” ucapnya.

Buchori menyayangkan keputusan yang diambil perusahaan. Padahal seharusnya, perusahaan bisa terebih dahulu bertemu dengan karyawan.

“Perusahaan ini kan waktu berdiri lapor, berhenti juga harusnya lapor. Tapi faktanya sampai sekarang mereka (manajemen-red) belum lapor ke kita,” pungkasnya.

Disebut-sebut PHK disebabkan karena perusahaan mengalami kerugian setelah adanya kebijakan pemerintah tentang relaksasi ekspor konsentra dan mineral mentah kadar rendah melalui PP Nomor 1 tahun 2017 yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 5 dan Nomor 6 tahun 2017.(Nda)



Terpopuler