Connect with us

METROPOLITAN

Arifin Ilham Pimpin Istigasah dan Zikir Bersama di Tangsel

Published

on

Tangsel – Sekitar seribu jemaah mengikuti istigasah dan zikir bersama di Masjid MAN Insan Cendekia Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (14/8/2017).

Istigasah yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 tersebut dipimpin dai kondang sekaligus pendiri Majelis Taklim Adz-Dzikra KH Muhammad Arifin Ilham. Hadir pula Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Tak sedikit jemaah yang meneteskan air mata saat zikir berlangsung.

“Saya berharap istigasah dan zikir bersama ini memberikan kesejukan dan kedamaian, khususnya bagi Tangerang Selatan. Kemerdekaan merupakan berkah Allah SWT, maka dari itu saya mengajak kepada masyarakat senantiasa bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang kita rasakan,” pesan Airin.

BACA :  Cuaca Selat Sunda Buruk, Aktivitas Lima Dermaga di Pelabuhan Merak Terganggu

Berzikir senantiasa mengingat Allah merupakan salah satu cara umat Islam mensyukuri atas kemerdekaan bangsa Indonesia yang sudah diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga para pejuang..

“Untuk itu, kita harus dapat mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Allah mengingatkan kepada kita bahwa dengan berzikir dan bersyukur agar nikmat semakin bertambah,” kata Arifin.

“Semakin hebat seorang hamba maka akan semakin hebat pula zikirnya kepada Allah,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga MUI Tangsel Kholisudin Yusa.

“Cara bersyukur adalah dengan beribadah dan bekerja mengisi kemerdekaan. Tanpa rasa bersyukur maka tidak akan ada kenikmatan dalam kehidupan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR-RI Ali Taher mengingatkan, istigasah dan zikir bersama dalam rangka HUT RI merupakan suatu cara dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun ukhuwah kebangsaan maupun ukhuwah sosial.

BACA :  Kepergok Berduaan di Kamar Kost Pakupatan, Pasangan Mesum Ini Mengelak Berbuat Tak Senonoh saat Ditanya Petugas

“Terdapat tiga pilar pada zikir ini; pemerintah, ulama dan cendekiawan yang sama-sama mensyukuri nikmat Allah SWT atas kemerdekaan RI. Maka, perlu kiranya kita merajut kembali benang-benang persatuan yang terputus sehingga kebersamaan dan kemajemukan yang terkoyak kembali kita wujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” paparnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler