Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa Segel Kantor Bupati Pandeglang

Published

on

Pandeglang – Kantor Bupati Pandeglang Irna Narulita di gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang disegel sejumlah mahasiswa, Rabu (23/8/2017).

Ruangan orang nomor satu di Pandeglang tersebut disegel mahasiswa yang kecewa karena audiensi terkait pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Menes batal dilakukan. Rencananya, audiensi akan dilakukan di ruangan sekretaris daerah (sekda).

“Kami kecewa, padahal kami sudah mengirim surat audiensi pada hari Senin, dan harusnya hari ini audiensi denggan pihak terkait dilakukan,” kata Ajat Sudrajat perwakilan mahasiswa.

Ajat mengatakan, salah satu persoalan yang ingin dibahas terkait rumah sakit tersebut adalah lokasi berdekatan dengan RSUD Berkah Pandeglang. Menurutnya, lokasi RSP akan menyulitkan warga yang berada di ujung Kecamatan Sumur karena dirasa terlalu jauh.

BACA :  Bedah Rumah, Dinas Perkim Kota Tangerang Akan Sosialisasi Pentingnya Kampung Bersih dan Sehat

“Selain amdal dan perizinanannya. Kami ingin menanyakan kenapa lokasinya tidak di tengah-tengah. Di belakang lokasi itu jalur kereta api, bisa dibayangkan bagaimana imbasnya ke pasien nanti,” ucapnya.

Nanda Jendol salah satu mahasiswa Menes mengkhawatirkan imbas yang akan dialami warga setelah beroperasinya rumah sakit tersebut.

“Kita yang bakal kena imbasanya. Di pinggir lokasi yang akan dibangun itu ada sungai yang sehari-hari dimanfaatkan warga, kita khawatirkan adalah limbah dibuang ke sungai. Ini yang kita ingin tanyakan kepada pemerintah daerah,” terang Nanda.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler