Connect with us

METROPOLITAN

Perampokan Modus Ban Kempes Terjadi di Cilegon, Uang Rp 80 Juta Raib

Published

on

Cilegon – Aksi pencurian dengan menggunakan modus ban kempis kembali beraksi di Kota Cilegon. Kali ini para bandit jalanan tersebut beraksi di Lingkungan Pegantungan Lama, Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Rabu (6/9/2017). Akibat kejadian nahas yang menimpa korban, kerugian yang dialaminya pun lumayan besar uang senilai Rp 80 juta.

 

Pantauan Banten Hits lokasi, perampokan yang membuat geger warga sekitar lokasi kejadian tersebut terjadi pada pukul 16.00 WIB. Dalam menjalankan aksinya pelaku perampokan diduga sebelumnya mengempisi ban kendaraan korban, hal itu terlihat dari kempisnya ban belakang sebelah kiri mobil milik korban yang bernomor polisi  E 27 PG itu.

BACA :  KPK Tengahi Sengkarut Pengelolaan Aset Pemkab vs Pemkot Serang yang Sudah 13 Tahun Tak Pernah Selesai

Menurut Vani salah seorang warga yang saat itu kebetulan melihat peristiwa perampokan mengatakan, aksi para pelaku dalam menjalankan aksinya terhadap korban terbilang cepat.

“Saat itu ada dua orang pelaku perampokan salah satunya menggunakan jaket merah dan motor Suzuki Satria F warna hitam, menghampiri kendaran korban dan langsung menggambil uang korban kemudian melarikan diri,” ungkapnya, Rabu (6/7/2017).

Vani menambahkan, setelah pelaku perampokan berhasil menggasak uang korban dan melarikan diri. Saat itu pula sopir langsung keluar dari kendaraan dan mencoba untuk mengejar pelaku.

“Sopirnya hanya ngomong itu orangnya, warga binggung disangkanya debt collector leasing makanya warga sempat kebingungan saat mengejar pelaku,” imbunya.

Sementara itu ditempat yang sama, Iptu Batee Kanit I Sat Reskrim Polres Cilegon saat dikonfirmasi awak media dilokasi kejadian mengatakan, petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan proses pemeriksaan dan meminta keterangan.

BACA :  Kontrakan Pembuat Ekstasi di Neglasari Produksi 20 Ribu Butir per Hari

“Saat dimintai keterangan sementara sopir mengatakan saat itu terdapat 4 orang korban yakni sopir dan penumpangnya 3 perempuan semua, pada saat mobil diketahui kempes tidak jauh dari mobil 3 orang penumpang turun untuk makan. Kemudian saat itu mobil tidak dalam keadaan terkunci dan dapat digunakan oleh pelaku untuk mengambil tas yang berisikan uang sebesat Rp 80 Juta Rupiah dengan cara yang cepat,” jelasnya.

Sebelum terjadinya perampokan korban diketahui melakukan transaksi di Bank, kuat dugaan korban sudah di buntuti oleh para pelaku perampokan.(Zie)



Terpopuler