Connect with us

METROPOLITAN

2 Gadis di Bawah Umur Asal Lebak Nyaris Jadi Korban Human Trafficking

Published

on

Lebak – Dua gadis di bawah umur L (14) asal Kecamatan Sobang dan J (12) Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak nyaris menjadi korban human trafficking (perdagangan manusia).

Keduanya diduga akan dijual ke Singapura oleh sindikat perdagangan manusia. Beruntung, L dan J berhasil dipulangkan ke kampung halamannya.

Kepala Dinas Sosial Lebak Eka Darmana mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah salah satu paguyuban pasundan di wilayah Batam yang melaporkan ada dua gadis asal Lebak di wilayah tersebut.

“Kita dapat laporan itu, kita langsung tindak lanjuti dan konslutasi dengan bupati untuk segera dilakukan penjemputan,” ujar Eka kepada awak media, Jumat (8/9/2017).

Kedua gadis tersebut berhasil dipulangkan setelah Kepolisian Borelang berhasil meringkus tiga pelaku sindikat perdagangan manusia yang diketahui sudah beraksi sejak tahun 2016.

BACA :  Dinas Perkim Kota Tangerang Rancang Konsep Baru Bedah Rumah

Bagaimana L dan J nyaris menjadi korban human trafficking? Pada tanggal 9 Agustus 2017, seorang warga Cipanas Lebak bernama Rokhayah menjanjikan L dan J bekerja.

Keduanya kata Eka dijanjikan bekerja di sebuah vihara dan toko di wilayah Jakarta dengan gaji Rp1,5 juta. Terbujuk dengan rayuan Rokhayah, L dan J berangkat ke Jakarta.

Namun setibanya di ibu kota, L dan J tidak langsung diantar ke tempat kerja yang dijanjikan. Keduanya justru disekap di sebuah hotel selama 1 minggu sebelum akhirnya dibawa ke Batam bersama 6 gadis lainnya yang berasal dari daerah lain.

“Nah, pas di Batam ini paguyuban pasundan yang ada di sana melihat dua orang gadis di salah satu vihara. Karena curiga, oleh paguyuban ini diintai dan dipastikan bahwa itu warga Lebak yang diduga kuat akan dijual ke Singapura,” ungkap Eka.

BACA :  Pejabat Pemkab Tangerang Disebut Intimidasi Warga soal Pembebasan Runway 3 Bandara Soetta

L dan J akhirnya berhasil dikeluarkan dari vihara tersebut dan dibawa ke kantor polisi untuk keamanan. Rabu (7/9), keduanya dipulangkan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler