Connect with us

METROPOLITAN

Kekeringan di Pandeglang, Warga Butuh Bantuan Air Bersih

Published

on

Pandeglang – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang dilanda kekeringan. Akibatnya, tak sedikit warga yang sulit mendapatkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Salah satunya di Desa Cipinang, Kecamatan Angsana.

Minimnya bantuan air bersih memaksa warga di desa tersebut harus bangun subuh dan berjalan hampir 1 kilometer untuk mendapatkan air di mata air.

“Harus ngantre sampai setengah jam, itu juga kalau hulu mata airnya lancar,” tutur Asnah salah satu warga.

Anggota BPD Cipinang, Udin menyebut, ada 8 kampung yang dilanda kekeringan. Sebelumnya, warga mengandalkan air yang disalurkan ke penampungan hasil swadaya, akan tetapi saat musim kemarau seperti ini warga tak lagi bisa mengandalkan.

BACA :  253 Kepala Keluarga di Periuk Damai Masih Kebanjiran

“Air di penampungan kecil jadi tidak naik, semua warga harus ke hulunya ke tempat mata air. Itupun harus antre dari Subuh, kami harap pemerintah segera memberikan bantuan air bersih,” kata Udin.

Terpisah, Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Angsana Beni Madsira mengaku, sudah berkordinasi dengan camat dan BPBD serta instansi terkait untuk segera menyalurkan air bersih kepada warga.

“Tiga minggu lalu memang dikirim 2 mobil dari BPBD. Tapi tidak mencukupi. Sampai sekarang belum ada lagi bantuan air. Kami harap pihak terkait bisa segera mengirim air untuk warga,” pintanya.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler