Connect with us

METROPOLITAN

Dandim 0506/Tangerang Belum Terima Surat Perintah Ajak Masyarakat Nonton Film G30S/PKI

Published

on

Tangerang – Beredar kabar mengenai adanya surat edaran di kalangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk mengajak masyarakat menonton kembali film G30S/PKI. Surat edaran tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Wuryanto.

Namun, Komandan Distrik Militer 0506/Tangerang, Letkol Infantri Muhammad Imam Gogor Aghnie Aditya mengatakan dirinya belum menerima surat resmi terkait perintah tersebut.

“Hingga saat ini, kami belum menerima adanya surat resmi dari TNI AD perihal perintah ajakan kepada masyarakat untuk menonton film G30S/PKI,” ujarnya, Senin (18/9/2017). 

Meski begitu, dirinya mengaku siap jika nanti telah ada perintah resmi dari TNI AD untuk mengajak masyarakat ikut serta, dalam menonton film yang menggambarkan sejarah kebiadaban PKI tersebut. 

BACA :  Teguran Iman ke Satpol PP: Buat Apa Siap Grak Tiap Hari Tapi Kota Acak-acakan

“Kami siap untuk melakukan itu, kita sudah berkoordinasi dengan Koramil-koramil, Pasi Intel untuk mengajak komunitas dan masyarakat untuk ikut serta menonton film G30S /PKI jika nanti memang surat perintah resmi telah ada,” kata.

Dirinya mengaku setuju dengan pemutaran film bersejarah itu kembali. Pasalnya, saat ini banyak paham PKI yang mulai masuk ke tengah-tengah masyarakat. 

“Itu untuk mengingatkan masyarakat bahwa PKI pernah menjadi paham yang berkembang di masyarakat yang pernah tertulis di sejarah bahwa memang tragedi itu pernah ada. Pahlawan kita pernah terbunuh pada saat tragedi itu,” tutur Gogor.

Mengenai adanya rumor muncul kembali PKI Modern di era reformasi saat ini, Gogor mengatakan hal tersebut sangat mungkin terjadi. 

BACA :  Satu Pembunuh Sadis Driver Taksi Online Ternyata Masih Remaja, Ini Tampangnya

“Ketika seseorang sudah tidak bisa melakukan cara lama dalam menyebarkan suatu paham, pasti akan mencari cara lain. Nah mungkin sekarang penyebarannya lebih halus, tidak lagi membunuh fisik tapi lebih menyerang kepada pemahaman dan pemikiran. Jadi kita tetap harus waspada dengan tumbuhnya kembali PKI di jaman Modern seperti ini,” tandasnya. (Zie)



Terpopuler