Connect with us

METROPOLITAN

Terganggu saat Tidur, Seorang Pria di Walantaka Serang Aniaya Istri dan Anak Pakai Martil

Published

on

Serang – Seorang ayah berinisal SL (42) di Komplek Puri Angrek, Kelurahan Kelodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, memukuli istri DH (40) dan dua orang anak kandungnya sendiri yakni, AR (5) dan MS (7) berkali-kali menggunakan martil, hingga sang anak bersimbah darah akibat luka berat, Senin (18/9/2017).

Penganiayaan itu dipicu akibat pelaku merasa tertanggu saat tidur, dikarenakan sang anak membuat gaduh.

“Setahu saya sesuai dengan cerita masyarakat SL lagi tidur lalu terbangun karena anaknya berisik, reflek ngamuk dan menghajar anak dan istrinya, akibatnya  DH menderita luka memar dan luka sobek bagian kepala, AR menderita sobek di bagian kepala, MS pecah bagian kepala akibat pukulan martil yang dilakukan oleh sang ayah,” jelas Odeh Ketua Forum warga Puri Angrek.

BACA :  Polresta Tangerang Wacanakan SIM Pebalap Liar Diblacklist

Sementara itu, salah satu saksi Romi (23) yang juga tetangga pelaku menjelaskan, Kejadian tersebut terjadi pukul 15.00 WIB, warga sempat melerai amukan SL, sehingga mobil jenis Toyota Yaris nopol A 1878 VB jadi sasaran.

“Kejadianya jam tiga sore, pelaku ngamuk membabi buta ke warga usai memukuli keluarganya, SL ke Rumah saya menghajar kaca rumah dulu terus kaca mobil sampai masuk palunya ke dalam mobil, orang pada takut,” jelas Romi saat temui di lokasi.

SL dikenal pendiam tidak pernah melakukan komunikasi dengan warga sekitar, berbeda dengan sang istri yang dikenal baik oleh warga sekitar komplek. Saat ini SL sudah di gelandang ke Polresta Serang untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.(Zie)

BACA :  Hudaya Minta Pejabat di Kab Serang Berkompetisi untuk Bangun Daerah Lebih Baik



Terpopuler