Connect with us

METROPOLITAN

Kualitas Proyek Buruk, Tanto ke Kontraktor: Jangan Cari Celah Lain-lainlah!

Published

on

Pandeglang – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban kembali menemukan proyek pembangunan jalan yang terkesan dikerjakan asal-asalan. Hal itu diakui Tanto saat meninjau sejumlah proyek jalan, Kamis (28/9/2017).

BACA JUGA: Kualitas Proyek Jalan di Cigeulis Pandeglang Buruk

Tanto menilai banyaknya proyek berkualitas buruk disebabkan pengawasan yang dilakukan dinas terkait tidak dilakukan maksimal.

“Harusnya ada tim khusus. Ini setiap saya tanya tim pengawas, jawabnya sudah dan diawasi, buktinya di lapangan seperti ini,” kata Tanto.

Ia memerintahkan kepada setiap OPD untuk memperbaiki tahapan perencanaan dan proses lelang serta mengingatkan kontraktor agar tidak bermain dengan spesifikasi.

BACA JUGA: Pejabat Pandeglang Akui Proyek Dikuasai Kelompok Tertentu, Pengusaha: Ungkap ke Publik!

BACA :  DPMD Kabupaten Lebak Paparkan NRPDes di Seminar Internasional Kemendagri

“Biasanya oknum pihak ketiga bermain di sini (spek). Bukan hanya merugikan pemerintah, tapi masyarakat juga dirugikan dengan praktik seperti itu. Kalau dapat keuntungan 10 persen dari nilai proyek, ya sudah. Jangan cari celah lain-lainlah!” tegas Tanto.

Menantu mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini bahkan mulai tidak percaya terhadap kinerja konsultan pengawas. Maklum saja, beberapa kali meninjau, Tanto selalu menemukan hasil proyek yang mengecewakan.

BACA JUGA: LAKiP Minta BPK Audit Seluruh Proyek Fisik di Pandeglang

“Saya tidak percaya dengan pengawasan konsultan. Hasilnya tetap saja begini. Ini yang saya takutkan ada sesuatu yang dikhawatirkan. Jadi saya minta pengawasan dari dinas terkait dan inspektorat. Kalau sudah begitu, harus ada tindakan tegas,” ucap Tanto.

BACA :  Dewan Minta Pemkab Pandeglang Serius Tangani Gizi Buruk

Hasil tinjauan Tanto hari ini menemukan, proyek Pasar Cibaliung yang mangkrak, kemudian pembangunan Jalan Marapat-Camara di Kecamatan Cigeulis dan Jalan Teluklada-Bojen di Kecamatan Sobang sepanjang 3,8 km yang diduga tidak sesuai spesifikasi.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler