Connect with us

METROPOLITAN

Dualisme Kepengurusan KNPI Lebak Berakhir?

Published

on

Lebak – Dualisme kepengurusan di DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak seperti akan berakhir. Sinyal kuat akan bersatunya kubu Syamsul Rizal dan Ahmad Taufik terlihat dari sebuah foto yang beredar di media sosial (facebook).

Dalam foto tersebut, nampak kubu Syamsul Rizal bersama kubu Ahmad Taufik berfoto bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi.

Saat dihubungi, Syamsul Rizal tidak menampik akan berakhirnya dualisme kepengurusan di tubuh organisasi yang mewadahi kepemudaan tersebut. Saat ini, rencana islah tengah dilakukan.

“Kita jajaki, ada baiknya menjadi satu agar selaras dengan khitah para pemuda di Lebak. Di sisi lain, jika ada dua kepengurusan KNPI akan membuat pemerintah daerah bingung mana yang harus diakomodir,” kata Rizal, Selasa (31/10/2017).

BACA :  Kelewatan, Akub Tega Tebas Tangan Kanan dan Kiri Pamannya Sendiri hingga Tewas Hanya Karena Warisan

Menurutnya, poin penting dan mendasar jika terus ada dualisme kepengurusan akan berdampak terhadap program dan kegiatan. Pasalnya, pemerintah daerah akan membekukan anggaran bagi KNPI.

“Program dan kegiatan KNPI tidak akan berjalan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ahmad Taufik. Mantan Ketua Panwaslu Lebak ini menuturkan, secara teknis akan dibicarakan lebih lanjut.

“Nanti kita bahas teknisnya, yang penting sudah ada komunikasi dulu. Ini demi kemajuan dan kebaikan para pemuda di Lebak, biarlah di provinsi atau di pusat ada dua kepengurusan, tapi di Lebak harus tetap satu,” terangnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler