Connect with us

METROPOLITAN

Satpol PP Pandeglang Kesulitan Tindak Tempat Hiburan Malam

Published

on

Pandeglang – Kepala Satpol PP Kabupaten Pandeglang Dadan Saladin mengakui, pihaknya kesulitan menindak tempat hiburan malam yang menyalahi aturan. Sulitnya penindakkan disebabkan, tidak adanya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

“Jadi ketika akan ditindaklanjuti dengan penutupan atau mencabut izin operasional tidak ada penyidik,” kata Dadan, Senin (30/10/2017).

Dadan mencatat, ada lima tempat hiburan malam di wilayah Carita dan Labuan yang melanggar aturan karena aktivitas mengarah kepada maksiat.

“Mereka ada yang sudah berizin. Sejauh ini, kami baru bisa menegur. Terakhir kali kami lakukan operasi sebelum bulan puasa kemarin,” ujarnya.

Terkait tidak adanya PPNS, Dadan mengaku sudah mengajukan ke Pemerintah

Pusat dan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang. Sayangnya, belum juga dipenuhi.

BACA :  Hasil Laporan SAKIP Buruk, 17 SKPD di Pandeglang Diberikan Bimibingan

“Sedikitnya, kami butuh lima PPNS. Kami harap itu bisa dipenuhi, karena kalau mengambil dari instansi lain akan sulit,” tandasnya.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler