Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Bulog Bantah Ratusan Ton Raskin di Gudang Montor Berkualitas Buruk

Published

on

Pandeglang – Ratusan ton raskin menumpuk di Gudang Bulog Montor, Pandeglang. Sidak Komisi II DPRD Pandeglang menyebut, ratusan ton raskin tersebut berkualitas buruk, Senin (30/10/2017). Hasil pertemuan dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Bulog menyepakati, beras tidak akan didistribusikan kepada penerima.

BACA JUGA: 400 Ton Raskin di Gudang Bulog Montor Dilarang Didistribusikan

Kepala Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang Renato Horison membantah, jika ratusan ton beras tersebut disebut berkualitas buruk.

“Sebetulnya bukan 400 tapi 200 ton. Itu pun sudah diuji di laboratorium PT Sekopindo pada bulan Juli. Beras tang di Montor adalah perbaikan mutu, proses pembersihan debu dan kutu,” ujar Renato kepada Banten Hits, Kamis (2/11).

BACA :  Pedagang di Cikupa dapat Sertifikat HGB, Menteri Ferry: Kalau Kekurangan Modal Bisa Diagunkan

Kata dia, hasil uji laboratorium tersebut sudah ditunjukkan kepada DPRD dan DKP.

“Apa dasarnya mereka melarang? Kita sama-sama intitusi pemerintah loh,” katanya.

BACA JUGA: Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang Jamin Tak Ada Raskin Susut

Renato mengungkapkan, pihaknya telah memberikan penjelasan terkait jenis beras layak dan beras turun mutu. Bulog juga akan memperbaiki sistem dari menggunakan bowling ke mixing.

“Kami punya niatan baik kepada masyarakat dengan memberikan beras yang punya mutu,” ucapnya.

Ia menjelaskan, ratusan ton beras yang menumpuk di Gudang Montor dari tahun 2016 tersebut disebabkan karena telat menyalurkan. Hal ini disebabkan keterlambatan pagu yang diterima.

“Penyerapan di Pandeglang juga kurang optimal. Beda dengan Lebak,” pungkasnya.(Nda)

BACA :  Diterjang Banjir, Petani Sukamulya Gagal Panen



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler