Connect with us

METROPOLITAN

Hasil Pilkades di 8 Desa di Pandeglang Diprotes

Published

on

Pandeglang – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2017 di Kabupaten Pandeglang pada 5 November 2017 lalu digelar di 108 desa. Namun, dari 108 desa penyelanggara Pilkades, hasil Pilkades di 8 desa menuai protes.

BACA JUGA: Kapolres Pandeglang: Cakades Tidak Puas Hasil Penghitungan Silahkan Gugat, Jangan Kerahkan Massa

 

Delapan desa yang hasil Pilkadesnya dilaporkan adalah Desa Gunung Putri Kecamatan Banjar, Desa Bangkonol Kecamatan Koroncong, Desa Pasireurih Kecamatan Cisata, Desa Montor Kecamatan Pagelaran, Desa Senang Sari Kecamatan Pagelaran, Desa Ciburial Kecamatan Cimanggu, Desa Cikumbueun Kecamatan Mandalawangi, dan Desa Purwaraja Kecamatan Menes.

BACA JUGA: Ratusan Ibu di Pandeglang Tuntut Pilkades Ulang

“Dominasi laporan yang diadukan terkait dugaan ketidakberpihakan panitia, dugaan pelanggaran perbup dan warga yang tidak bisa menyalurkan hak pilih,” kata Kepala DPMPD Pandeglang, Taufik Hidayat, Senin (13/11/2017).

BACA :  Irna Ingatkan Pandeglang Butuh Pejabat Berintegritas dan Profesional

Guna menyikapi laporan tersebut, pihaknya akan menggelar rapat evaluasi dengan panitia tingkat kabupaten. Bukan tidak mungkin sambung Taufik, dibentuk tim khusus untuk menulusuri dugaan-dugaan yang dilaporkan.

BACA JUGA: Polisi Awasi Ketat 13 Desa Penyelenggara Pilkades di Pandeglang

“Di dalam dalam perbup, keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat. Silahkan, bagi yang tidak puas mengambil jalur hukum. Jika ada unsur pidana ke pengadilan, dan perdata ke PTUN. Tetapi prosesnya akan cukup lama dan tidak bisa mengganggi prosesi pelantikan,” beber Taufik.(Nda)

 



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler