Connect with us

METROPOLITAN

Sosok Basufi yang Ngaku ISIS di Istana; Tak Pernah Salat Jamaah dan Sering Bengong

Published

on

 

Tangerang – Basufi Tarsiwan (39), warga Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diamankan Paspampres setelah berusaha menerobos pintu pos penjagaan Istana Merdeka di Jalan Merdeka Utara Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017) malam.

BACA JUGA: Mengaku ISIS Pria Asal Karawaci Nekat Terobos Istana Merdeka

Basufi mengaku dirinya merupakan anggota ISI. Bagaimana pendapat tetangga soal pengakuan Basufi ini?

Haja (50), salah seorang tetangga tak percaya Basufi yang dikenal tertutup tersebut merupakan simpatisan ISIS. Hal tersebut lantaran pelaku tidak pernah terlihat ikut dalam kegiatan keagamaan.

“Dia mah kerjaannya bengong aja seharian sambil jagain warung esnya. Setahu saya kan kalau ISIS gitu ya sering baca buku gitu kan, ini mah enggak,” ujar Haja.

Haja mengaku tidak pernah melihat gelagat mencurigakan dari pria yang biasa disapa Iwan ini, lantaran yang bersangkutan biasa menyendiri. Bahkan, Iwan tidak pernah terlihat pergi ke masjid untuk salat berjamaah.

“Enggak ada (sikap) agamis-agamisnya. Kalau pake baju juga kaos lengan pendek sama celana pendek di atas dengkul. Enggak ada (tanda-tanda) ISIS-nya. Salat jamaah aja enggak pernah,” ujarnya.

Haja juga mengaku tidak pernah melihat ada teman Iwan yang datang ke rumah tersebut, itu lantaran Iwan dikenal penyendiri dan tidak pernah bergaul.

“Enggak pernah rame-rame itu rumahnya, kaya ada kegiatan kumpul-kumpul gitu juga enggak ada. Saya enggak pernah lihat dia punya temen,” ujarnya.

Selain Iwan, kata Haja, kakak kandungnya, Riswati pun dikenal bukan warga yang terlihat religius. Sehari-hari Wati hanya memakai celana pendek.

“Kakaknya juga pake bajunya terbuka gitu. Pakai celana pendek. Cuma akhir-akhir ini aja pas ada anaknya Iwan dia pake kerudung karena nganter Keponakannya sekolah,” tandasnya.(Rus)

Trending