Connect with us

METROPOLITAN

Tangani Bocah Aulia, Puskesmas Kaduhejo Akan Koordinasi dengan Dinkes

Published

on

Pandeglang – Kepala UPT Puskesmas Kaduhejo Setianingsih mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarsari agar Aulia (10) mendapatkan penanganan khusus.

“Sementara ini dipantau oleh bidan desa,” kata Setianingsih melalui pesan WhatsApp kepada Banten Hits, Sabtu (18/11/2017).

Setianingsih mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Kaduhejo akan berupaya agar Auli mendapat surat keterangan dari Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang untuk mendapatkan jaminan bila nanti Auli dirujuk ke rumah sakit.

BACA JUGA: Kejang-Kejang setelah Imunisasi, Bocah di Pandeglang Divonis Kanker Otak

Ia berharap, banyak pihak yang peduli untuk membantu kesembuhan Aulia mengingat kondisi ekonomi kedua orangtuanya yang serba pas-pasan.

BACA :  Bus ALS Terbalik, Belasan Korban Dirawat di RSKM Cilegon

“Semoga ada bantuan dan perhatian dari pihak lain dan pemerintah daerah karena itu lah yang diharapkan kedua orangtua Aulia,” ujarnya.

Untuk diketahi, kondisi fisik Aulia saat ini sangat memprihatinkan. Tubuhnya relatif kecil jika dibandingkan anak seusianya. Kepala Aulia juga besar dan kedua kaki melengkung.

Saat usia enam bulan, Aulia diberikan imunisasi di puskesmas. Namun, usai imunisasi Aulia mengalami panas tinggi selama hampir tiga bulan. Orangtua Aulia mengatakan, keterangan dokter RSUD Berkah Pandeglang, Aulia mengidap kanker otak.

BACA JUGA: Puskesmas Kaduhejo Bantah Penyakit Aulia Pasca Imunisasi

Namun hal itu dibantah Kepala UPT Puskesmas Kaduhejo Setianingsih yang menyebut Aulia mengalami radang otak. Dirinya juga membantah bahwa panas dan kejang-kejang akibat pemberian imunisasi.

BACA :  Terganjal Perda, ASN di Pandeglang Batal Terima THR Sebelum Lebaran?

Sebelumnya, Setianingsih menyampaikan, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa terhadap penyembuhan Aulia karena bukan menjadi kewenangan puskemas.

“Untuk bantuan segala sesuatu kan bukan urusan pihak puskesmas yah, dari puskesmas tidak ada bantuan apa-apa paling hanya biskuit. Itu sudah di luar ranah kami. Saya juga menawarkan rujukan tapi orangtua Aulia enggak mau,” kata Setianingsih, Kamis (16/11).(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler