Connect with us

METROPOLITAN

Jurus PT SUJ Cegah Pencemaran Lingkungan

Published

on

Cilegon – Sejumlah perbaikan dilakukan PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ) pada beberapa lokasi pabrik seperti boiler dan konveyor sebagai penyerap debu batu bara untuk dikonversi menjadi bahan bakar dalam produksi gula rafinasi.

“Sekarang kita sudah buat program maintenance, dari yang terkecil sampai terbesar. Ada tahap-tahapnya, ada perbaikan kecil dan perbaikan besar itu kita sudah punya sekarang,” kata Engineering and Technical Project, Vicky Maulana, Jumat (24/11/2017).

Upaya yang dilakukan merupakan komitmen PT SUJ mencegah pencemaran lingkungan dan mewujudkan sebagai perusahaan ramah lingkungan di Kota Cilegon. Untuk meminimalisir penyebaran debu batu bara, perusahaan juga melakukan penanaman pohon di beberapa titik dan memberikan pelatihan kepada para pekerja agar lebih memahami bagaiamana mengoperasikan alat-alat yang mereka gunakan.

“Kita lakukan training karyawan agar lebih paham apa sih boiler itu supaya saat mengoperasikannya tidak menemukan kendala. Penghijauan terus kita lakukan di beberapa titik,” ujar Vicky.

BACA JUGA: Tiap Tahun, Puluhan Ribu Ton Limbah Berbahaya Dihasilkan Industri di Cilegon

Kata dia, beberapa tahun ke belakang, perusahaan juga telah melakukan perbaikan teknis terhadap alat penyaring batu bara. Sehingga, sudah ada perubahan soal penyaringan debu batu bara dan pengolahan limbah.

“Dulu yang paling sering bermasalah adalah debu dikumpulkan oleh alat penyaring kemudian dikirim ke tempat pembuangan menggunakan truk. Namun saat ini, perusahaan sudah melakukan inves besar-besaran dengan menggunakan sistem pneumatic sehingga dijamin tidak ada debu keluar, kalau pun keluar itu kemungkinan karena kebocoran,” papar Vicky.

Sebelumnya, perusahaan yang berlokasi di Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ini diduga melakukan pencemaran lingkungan akibat Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) pabrik pengolah gula rafinasi tersebut mengalami kerusakan.(Nda)

Trending