Connect with us

METROPOLITAN

Dirjen Hubud: Pilot Harus Prima saat Terbangkan Pesawat

Published

on

Pilot, Bandara, Narkoba

Dirjen Hubud Agus Santoso saat memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau peningkatan penumpang di Bandara Soetta. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang – Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kemenhub Agus Santoso mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pilot. Pemeriksaan secara random dilakukan kepada pilot yang terindikasi mengkonsumsi obat-obatan jenis tertentu.

“Pemeriksaan kita lakukan random yang terindikasi,” kata Agus usai mengecek lonjakan calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Sabtu (23/12/2017).

Agus menegaskan, pilot yang akan menerbangkan pesawat harus benar-benar dalam kondisi prima. Pilot yang sedang dalam pengobatan akan dibatasi menerbangkan pesawat. Sementara, bagi pilot yang positif menggunakan Narkoba maka akan dilarang penuh untuk terbang.

BACA :  Jokowi Kunjungi Banten Lama, Wali Kota Tangsel Turut Menyambut

“Pilot harus prima, tidak boleh menerbangkan pesawat dalam keadaan terpengaruh Narkoba, karena sudah pasti kita setop,” tegasnya.

Agus mengaku, dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak didapati pilot yang positif mengkonsumsi Narkoba.

“Ada beberapa pilot yang memang minum obat karena sakit, jadi saat diperiksa hasilnya positif, tapi bukan Narkoba ya,” sebut Agus.

Terkait dengan kondisi pesawat yang akan mengangkut penumpang selama Natal dan tahun baru, Agus menjelaskan 446 pesawat telah diperiksa. Dari hasil ramp check,seluruh pesawat dinyatakan laik terbang.

“Ramp check sudah kita lakukan. Semua, 446 pesawat sudah,” katanya.(Nda)



Terpopuler