Connect with us

METROPOLITAN

Selama 2017, Polresta Tangerang Ungkap 210 Kasus Narkotika

Published

on

Narkotika

Ilustrasi Narkotika. (tribunnews.com)

Tangerang – Sepanjang tahun 2017, 210 kasus Narkotika diungkap jajaran Polres Kota (Polresta) Tangerang. Dibandingkan pada tahun 2016, kasus Narkoba yang berhasil diungkap meningkat.

“Tahun 2016 ada 90 kasus, sementara tahun ini 210 kasus yang kita ungkap, tapi ini saya sebut masih kecil,” kata Kapolresta Tangerang, AKBP M. Sabiul Alif, Sabtu (30/12/2017).

Menurutnya, dibandingkan dengan kasus yang berhasil diungkap, jumlah pengguna Narkotika di Tangerang mencapai dua kali lipat.

“Pengguna Tramadol atau Eximer paling dominan,” ujarnya.

Hingga akhir tahun saja, 21.900 butir Tramadol dan Eximer yang berhasil disita. Kebanyakan penggunanya mendapatkan dari pedagang obat ilegal.

“Tramadol ini sangat berbahaya, maka dari itu selalu saya perintahkan razia obat, kalau jual banyak seperti ini buat apa kalau bukan untuk disalahgunakan,” ucapnya.

BACA :  Temukan Kimmy, Polres Tangsel Tegaskan Bukan Kasus Penculikan

Selain puluhan ribu butir obat-obatan berbahaya tersebut, selama satu tahun, Polresta Tangerang mengamankan 17.409 gram ganja, 3.356,25 gram sabu, 4.524 butir gorilaz, dan 30 butir ekstasi yang didapat dari 249 pelaku yang telah diamankan.

“Paling banyak ganja dan sabu. Selain mudah didapat, mudah juga dikonsumsi di mana saja. Kalau Ekstasi berhubungan dengan tempat hiburan malam,” ungkapnya.

Kapolres berharap, jajaran Sat Narkoba lebih maksimal dalam melakukan pengungkapan. Penindakan terhadap peredaran dan penyalahgunaan Narkoba harus terus dilakukan dengan semaksimal mungkin.

“Pak Kasat Narkoba harus mengerahkan anggotanya untuk lebih meningkatkan kinerja. Jangan sampai turun, setiap tahun memang harus naik,” tandasnya.(Nda)



Terpopuler