Connect with us

METROPOLITAN

Polisi dan Dinkes Tangerang Periksa Kesehatan Korban Sodomi Pasca Telan Gotri

Published

on

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat melakukan pengecekan kesehatan korban sodomi di Gunung Kaler.(Banten Hits/Yogi Triandono)

Tangerang – Polresta Tangerang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melakukan pengecekan fisik terhadap korban sodomi yang terjadi di Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Pengecekan tersebut terkait gotri yang ditelan korban setelah di sodomi pelaku Babeh.

“Hari ini Saya bersama rekan-rekan dari Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan fisik korban terkait gotri yang sudah ditelan,” ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif, Selasa (9/1/2018).

BACA JUGA : Jumlah Korban Sodomi Babeh di Gunung Kaler Bertambah jadi 41 Orang

Pengecekan itu, untuk memastikan bahwa korban dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit akibat menelan gotri. Hal tersebut tentunya akan diikuti surat keterangan dokter bahwa korban baik-baik saja.

BACA :  Bupati Lebak Sampaikan Keprihatinan Banjir, Netizen: Badai Pasti Berlalu

“Kita pastikan bahwa gotri yang diminum tidak berbahaya bagi tubuhnya, sehingga betul-betul dari surat keterangan dokter bahwa gotri yang diminum itu tidak berpengaruh terhadap kesehatan,” tuturnya.

BACA JUGA : Ini Cara Babeh Sebelum Sodomi 25 Bocah di Gunung Kaler

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya akan memberitahukan kepada korban dan keluarganya bahwa korban dalam keadaan sehat. Dengan begitu korban bisa menjalankan aktifitas dengan tenang.

“Setelah dilakukan pengecekan tentunya keluarga korban dan korban disampaikan, jadi keluarga berserta korban tenang. Jadi bisa beraktivitas tanpa harus berfikir apa yang sudah dialami,” tandasnya.(Zie)



Terpopuler