Connect with us

METROPOLITAN

Zaki Minta Masyarakat Jangan Membully Korban Sodomi Babeh

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.(Banten Hits/Ahmad Ramdzy)

Tangerang – Kasus kekerasan seksual yang menimpa 41 di bawah umur wilayah Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, yang dilakukan WS alias Babeh (49) mencuat ke publik. Dalam Hal ini, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada para masyarakat untuk tidak membully para korban tersebut.

“Makanya masyarakat jangan ikut membully korban. Nanti Semua sama dilakukan penanganan secara khusus menyangkut kejiwaan para korban,” kata Zaki usai menggelar rapat tertutup dengan KPAI, Selasa (9/1/2018).

BACA JUGA : Jumlah Korban Sodomi Babeh di Gunung Kaler Bertambah jadi 41 Orang

Ia mengungkapkan, akan memerintahkan camat dan kepala desa untuk menyampaikan ke warga sekitar agar tidak menjauhi atau membully korban sodomi yang dilakukan oleh Babeh.

BACA :  SDN Kadomas 3 Kena Longsor, Dindikbud Ajukan Pembangunan Bronjong

“Kita sudah disampaikan ke camat kemudian kades, agar RT dan RW bisa menyampaikan ke lingkungan agar tidak melakukan olok-olok, ejekan atau bully pada korban
,” ungkapnya.

BACA JUGA : Gelar Rapat Tertutup dengan KPAI, Ini Kata Zaki Soal Kasus Babeh

Untuk diketahui, Jumlah korban sodomi yang dilakukan oleh Guru Honorer berinisial WS alias Babeh di Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, bertambah 16 bocah. Sebelumnya, ada 25 orang, namun, kini, menjadi 41 orang.(Zie)



Terpopuler