Connect with us

METROPOLITAN

Program Kurassaki Kab. Tangerang Capai Target Reduksi Sampah

Published

on

Program Kurassaki

Rapat koordinasi dengan Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Kabupaten Tangerang, terkait Kurassaki.(Banten Hits/Yogi Triandono)

Tangerang – 21 sekolah yang menerapkan program Kurangi Sampah Sekolah Kita (Kurassaki) mengikuti rapat koordinasi dengan Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Kabupaten Tangerang, Selasa (9/1/2018). Rapat koordinasi tersebut terkait evaluasi pelaksanaan program Kurassaki selama satu semester.

“Kita berkoordinasi bertemu dengan seluruh sekolah yang menjalankan program kurassaki 2017. Dari Pantauan monitoring kami dri awal semester sampai November 2017 terpotret seluruh sekolah sudah tercapai target reduksi Kabupaten Tangerang,” ujar Imam Sutopo, Ketua Pokja Air Minum Dan Penyehatan Lingkungan Kabupaten Tangerang kepada Banten Hits.

Untuk terget sendiri, Imam menuturkan telah menerapkan 75 persen reduksi sampah di setiap sekolah. Namun, terdapat beberapa sekolah yang mencapai hingg angka 90 persen reduksi sampah.

BACA :  BRI Labuan Bagikan 700 Paket Sembako Gratis dalam Rangka Program BRI Peduli

“Targetnya 75 persen, tapi ada sekolah yang bahkan sudah mencapai 90 persen. Secara umum program kurassaki ini ajarannya cukup bagus, memang ada beberapa sekolah yang memiliki kendala untuk bisa seoptimal yang lain, tetapi secara reduksi semuanya sudah masuk angka terget,” tuturnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ia meminta sekolah yang sudah melampaui target untuk mempresentasikan kiatnya. Sementara untuk sekolah yang belum optimal pun diminta untuk berbagi kendala dan dicarikan solusi bersama.

“Nanti bisa dishare kiat apa yang bisa dilakukan oleh sekolah yang sudah optimal, yang memiliki kendala pun kami minta untuk share apa kendalanya, agar kami bisa membantu mencarikan solusinya dan apa yang harus di follow up,” jelas Imam.

BACA :  Tiga Pemabuk Miras Oplosan di Pandeglang Tewas, Polisi Ringkus Dua Peracik

Ia berharap, 21 sekolah yang sudah menerapkan kurassaki ini dapat menjadi contoh bagi sekolah yang belum menerapkan. Sehingga, nantinya seluruh sekolah dapat mereduksi sampahnya.

“Jadi program kurasaki di 21 sekolah ini sebagai reward, karena sudah menerapkan sanisek dengan baik, nantinya mudah-mudahan semua sekolah bisa menerapkan nya,” tandasnya.(Zie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler