Connect with us

METROPOLITAN

Gerebek Kontrakan di Cisoka, Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

Published

on

pelaku curanmor

Ilustrasi (net)

Tangerang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang, melakukan penggerebekan tersangka sindikat pelaku pencurian bermotor (curanmor) di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/1/2017).

Dalam penggerebak itu, polisi mengamkan dua orang pria bernama Midun (20) dan Abdul Sukur (40), serta seorang wanita bernama Putri (25). Ketiga pelaku curanmor ini diketahui berasal dari wilayah Lampung usai melakukan aksinya di City Market Citra Raya, Kecamatan Panongan dan Parkiran Indomaret citra raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

“Sebelumnya kita mendapatkan informasi dari warga bahwa ada kelompok lampung kembali melakukan aksi curanmor di wilayah Tangerang Kabupaten, lalu kami mencari kebenaran info tersebut, dari hasil penyelidikan pelaku mengontrak di Jeungjing, Cisoka,” tutur Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Kamis (11/1/2018).

BACA :  Tahun Ini, 30 Persen SMP di Pandeglang Gelar UNBK Mandiri

Usai menangkap ketiga pelaku, polisi langsung mengembangkan kasus curanmor tersebut ke wilayah Pandeglang kesalah satu tempat tinggal pelaku lainnya yang masih buron. Dari sana, petugas mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor.

Saat akan kembali ke Mapolresta Tangerang Midun dan Sukur berusaha melarikan diri, terpaksa polisi memberikan tembakan terukur ke kaki dua residivis tersebut.

“Ya, dua pelaku kita berikan tindakan terukur di bagian kaki,” ujar Wiwin.

Dalam aksinya, lanjut Wiwin, para tersangka curanmor ini saling berbagi tugas. Untuk pelaku wanita bertugas sebagai penghubung ke calon pembeli motor curian tersebut. Komplotan ini tergolong nekat saat beraksi.

“Putri ini berperan sebagai fasilitator dari pelaku ke pembeli. Mereka biasa menjual barang hasil curiannya sebesar Rp 2 sampai 3 juta,” tuturnya.

BACA :  Polres Cilegon Laksanakan Sertijab Kapolsek Anyar dan Kasat Lantas

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Midun dan Sukur dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sedangkan Putri dijerat dengan pasal 481 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.(Zie)



Terpopuler