Connect with us

METROPOLITAN

Mantan Karyawan Tuding Klinik Anisa Sehat Perlakukan Karyawan Semena-mena

Published

on

Hearing soal Klinik Ansia Sehat

Hearing Komisi II dengan Disnaker dan Dinkes Cilegon. Seoarang mantan karyawan Klinik Anisa Sehat mengungkap kekecewaannya pada tempatnya bekerja yang dinilai semena-sema memperlakukan karyawan. (Foto: Iyus Lesmana)

Cilegon – Karyawan yang bekerja di Klinik Anisa Sehat yang berlokasi di Kawasan Cilegon Business Square, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon digaji tak sesuai upah minimum. Selain tak memberikan gaji sesuai aturan, klinik milik Giok tersebut juga dinilai memperlakukan karyawan dengan semena-mena.

“Klinik tempat saya bekerja sangat semena-mena, bahkan saya hanya menerima THR Rp400 ribu,” kata Mery Thiori Sitorus, salah seorang mantan karyawan Klinik Anisa Sehat saat hearing Komisi II DPRD Cilegon bersama Disnaker dan Dinkes, Rabu (10/1/2018).

BACA :  Pengemudi Gojek Warga Cipondoh Tangerang Tewas Bersama Istrinya

BACA JUGA: UMK Cilegon 2018 Tertinggi di Banten, Kabupaten Lebak Terendah

Mery mengungkapkan, perlakuan semena-mena tidak hanya dialami olehnya. Karyawan yang tidak masuk kerja karena sakit akan dipotong gajinya Rp100.000.

“Karyawan diperlakukan tidak baik, bukan seperti karyawan tapi mirip pembantu. Contohnya, kita sampai harus disuruh ngupas bawang di dapur,” ketus Mery.

Ketua Komisi II DPRD Cilegon Abdul Ghoffar berharap, dinas terkait bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

“Disnaker harus memonitor kasus ini. Masalah ini saya harapkan bisa segera diselesaikan sesuai dengan keinginan dari pihak klinik, kita lihat hasilnya besok,” kata Ghoffar.

BACA JUGA: Dinkes Pandeglang Akui Kesulitan Awasi Mantri Bodong

Sementara itu, perwakilan Klinik Anisa Sehat, Yanti enggan berkomentar banyak. Pihaknya menyerahkan masalah tersebut kepada disnaker untuk bisa turut membantu.

BACA :  Vaksinasi Covid-19 di 77 Desa Kabupaten Tangerang Bakak Dipercepat Menghadapi Pilkades Serentak

“Prinsipnya, kami serahkan hal ini kepada Disnaker untuk membantu menyelesaikan,” pungkasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler