Connect with us

METROPOLITAN

Temui Ombudsman, Warga Laporkan Monopoli Jalan oleh PT Cemindo Gemilang

Published

on

PT Cemindo Gemilang Monopoli Jalan Nasional

Ruas jalan nasional Bayah-Ciabareno yang dinilai warga telah dimonopoli PT Cemindo Gemilang untuk angkutan bahan baku semen. (Foto: Istimewa)

Lebak – Warga Desa Pambulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak akan menemui Ombudsman. Mereka akan mengadukan pelanggaran PT Cemindo Gemilang terkait aktivitas kendaraan pengangkut bahan baku di ruas jalan nasional Bayah-Cibareno.

“Siang ini kita bertemu dengan Ombudsman. Kita akan sampaikan pelanggaran aktivitas yang dilakukan PT Cemindo Gemilang yakni terkait jalan Bayah-Cibareno untuk angkutan bahan baku semen yang melebihi tonase,” kata Ujang Giri perwakilan warga kepada Banten Hits melalui pesan WhatsApp, Kamis (18/1/2018).

Giri mengatakan, laporan yang disampaikan ke Ombudsman merupakan tindak lanjut pengaduan masyarakat terhadap produsen semen merah putih tersebut.

BACA :  Curi Handphone di Taman Kirana Surya, Driver Ojol Ditangkap

“Terjadi kerusakan pada Jalan Bayah-Cibareno sepanjang hampir 10 kilometer yang dimonopoli selama hampir 5 tahun oleh aktivitas angkutan dari tambang ke pabrik dan dermaga pelabuhan. Kemudian, kerusakan jalan akibat 3 kilometer yang juga dimonopoli untuk angkatan bahan baku dari tambang quarry 2 ke quarry 1,” ungkap Giri.

Arogansi perusahaan dinilai semakin menjadi-jadi dengan menambah monopoli ruas jalan sepanjang 3 kilometer dari tambang ke tambang, yaitu dari quarry 2 ke quarry 1 angkutan overtonase bahan baku semen dengan menggunakan jalan nasional.

“Ini yang sangat kami kecam, terutama oleh warga yang terdampak. Jalan yang dibiayai dari pajak rakyat justru dimonopoli oleh kepentingan bisnis perusahaan,” kata Giri.(Nda)

BACA :  Enam Gerobak PKL di Zona Merah Ditertibkan Satpol PP Lebak


Terpopuler