Connect with us

METROPOLITAN

Irna Ingatkan Kepala Desa Jangan Asal Ganti Perangkat Pemdes

Published

on

Irna soal Perangkat Desa

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengingatkan kepala desa tidak asal mengganti perangkat pemerintah desa. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang – Wacana pergantian perangkat desa oleh kepala desa (kades) kerap mengemuka setelah kades terpilih resmi dilantik. Berdasarkan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan Perangkat Desa, pergantian perangkat desa bisa dilakukan jika mengundurkan diri, meninggal dunia dan diberhentikan.

Bupati Pandeglang, Irna Narulits mewanti-wanti kepada 108 kades yang baru saja dilantik untuk tidak asal merombak perangkat pemerintah desa (pemdes). Pasalnya, mengganti perangkat desa secara tiba-tiba akan mengganggu roda pemerintahan desa.

“Apa masalah mereka (perangkat desa-red)? Kalau tiba-tiba merombak, mesin tidak akan bisa jalan,” kata Irna, Selasa (23/1/2018).

BACA :  Dana Aspirasi Malah Dibagi-bagikan ke Pengurus KNPI Lebak?

BACA JUGA: 108 Kades Dilantik, Irna Ingatkan Hati-Hati dengan Dana Desa

Menurutnya, perangkat desa merupakan hasil seleksi, sehingga tidak bisa begitu saja diganti apalagi dengan orang-orang yang justru tidak kompeten.

“Tidak mungkin juga merekrut orang-orang yang tidak berkompeten. Hargai, karena mereka hasil dari proses seleksi,” ujar Irna.

Kades Sindangkarya, Andi mengatakan, keinginan mengganti perangkat desa karena kekhawatiran tidak mampu bersinergi dengan kades.

“Khawatir tidak ada sinergritas. Tetapi, di sisi lain kita juga harus mengikuti aturan,” katanya.

BACA JUGA: Seleksi Perangkat Desa di Pandeglang Berbau Nepotisme

Meski begitu, bukan berarti kades tidak bisa mengganti perangkat jika tidak ada kesamaan visi dan misi.

BACA :  Tetangga Tak Kaget KR Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

“Paling dievaluasi sesuai dengan kebutuhan. Ketika tidak sejalan dengan visi

misi, kenapa tidak diajukan untuk dirombak. Intinya, itu hanya keinginan,” tandasnya.(Nda)

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler