Connect with us

METROPOLITAN

Pengedar Tembakau Gorila di Banten Dibekuk Timsus Satnarkoba Polres Serang Kota

Published

on

pengedar tembakau gorila di Banten

MF, pengedar narkotika jenis tembakau gorila ditangkap Timsus Satresnarkoba Polres Serang Kota.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – MF (19), diamanakan Tim Khusus Satuan Narkoba (Timsus Satnarkoba) Polres Serang Kota karena kedapatan membawa tiga bungkus tembakau jenis gorila, Minggu (11/2/2018). Dari hasil penyelidikan, ternyata MF merupakan pengedar tembakau berbahaya secara online.

Kasat Narkoba Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira mengatakan, penangkapan bermula saat Timsus Satnarkoba Polres Serang Kota melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dan Patroli Jalur untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Serang.

“Patroli malam Timsus sekitar jam 4 dini hari. Di Stadion Ciceri (tim) mendapati anak-anak balap liar. Saat kejadian ada di antara mereka kabur, di kejar dan di geledah. Ditemukan dua bungkus yang diduga narkotika jenis Gorila,” ungkapnya.

BACA :  Delapan Bulan Covid-19 di Banten; 74 Perusahaan Gulung Tikar hingga 19 Ribu Karyawan Jadi Pengangguran

Petugas pun kemudian melakukan pemeriksaan intensif kepada MF, pembawa tembakau gorila itu. Ketika petugas membawa MF ke rumahnya, ternyata petugas menemukan lagi tiga bungkus gorila.

“Kurang lebih berat 22 gram, itu sudah dicampur dengan tembakau,” kata Ivan.

Dari hasil pemeriksaan kepada MF, diketahui ternyata pelaku bukan hanya pengguna namun juga penjual dan pengedar barang haram tersebut melalui media sosial.

“Menurut keterangan pelaku, ia melakukan penjualan barang haram ini sejak Desember 2016. (Wilayah) penjualan pelaku bukan hanya di Banten saja karena ini online,” paparnya.

Untuk mengetahui jaringan peredaran tembakau gorila ini, Satresnarkoba masih melakukan pendalaman.

“Pelaku diancam dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Perubahan Golongan Narkotika, narkotika golongan satu maksimal hukuman 15 tahun. Karena ini kurir ditambahkan 5 tahun berarti diancam 20 tahun,” pungkasnya.(Rus)

BACA :  Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir



Terpopuler