Connect with us

METROPOLITAN

Ini Penyebab Tempat Pemakaman Ibu dan Dua Anaknya yang Tewas Dibantai Dibedakan

Published

on

Pembunuhan di Periuk Kota Tangerang

Petugas Satreskrim Polres Metro Tangerang saat membawa sejumlah barang bukti dari lokasi terbunuhnya ibu dan dua anaknya di Periuk.(Dok.Banten Hits)

Tangerang – Ema (40) tewas dibantai bersama dua anaknya Tiara (13) dan Nova (23). Mereka ditemukan berpelukan berlumuran darah dengan luka tusuk di kamar rumah mereka Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6/5, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) sore.

Ojah (56), kakak Ema, mengenal Muchtar Efendi sebagai sosok pemarah. Selama adiknya setahun menikah, ia baru dua kali bertemu dengan adik iparnya tersebut.

“Yang saya tau orangnya baik tapi kadang suka marah juga gak ada apa apa. Pernah ke rumah dua kali, semua tahu soal Ema sama Pendi nikah,” ujarnya, Selasa (13/2/2018) saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang.

BACA :  Pemkab Pandeglang Tindak Pegawai yang Berafiliasi dengan HTI

Ema yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara tersebut dikenal tidak pernah menceritakan adanya permasalahan dalam rumah tangganya. Namun, Oja berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

“Pengennya dapet hukuman setimpal,” ujarnya.

Menurut Ema, satu keluarga yang tewas dalam kondisi berpelukan ini akan dimakamkan di tempat yag berbeda. Tiara akan dimakamkan di Sepatan di tempat ayah kandungnya, sementara Ema dan Nova dimakamkan di Bogor di tempat kelahirannya. Tiara dan Nova merupakan anak Ema dari dua pernikahan sebelumnya.(Rus)



Terpopuler